/
Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:38 WIB
Tangkap layar surat terbuka yang disebut-sebut ditulis tangan oleh orang tua Bharada Eliezer. (BeritaManado.com)

 SuaraSumedang.id - Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E kini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Kekinian, Bharada E mendekam di rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Bharada E sempat menyebutkan kalau ia terpaksa melepaskan tembakan ke Brigadir J, karena merasa ada tekanan dari atasan.

Terkini, kabar datang dari orang tua Bharada E, yang memutuskan mengirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menko Polhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Dikutip dari BeritaManado.com--jaringan Suara.com, ungkapan isi hati orang tua Bharada E itu viral di media sosial, sejak Selasa (9/8/2022).

Surat terbuka itu diklaim ditulis langsung oleh kedua orang tua Bharada E, Junus Lumiu dan Rynecke Pudihang. Surat terbuka itu pertama kali diunggah oleh pemilik akun bernama Nastasya Lila.

Anastasya mengklaim surat yang diunggah di medsos itu merupakan tulisan tangan orang tua Bharada E.

“Ibu Bharada E yang meminta agar surat terbuka ini diupload di medsos agar bisa sampai kepada Presiden Jokowi, pak Kapolri maupun pak Menkopolhukam,” kata Anastasya kepada wartawan.

Menurut Anastasya, surat itu dibuat oleh orang tua Bharada E untuk putranya yang saat ini ditahan di Bareskrim Polri.

“Mamanya yang kirim,” ucapnya. 

Baca Juga: Peranan Media Sosial dalam Konflik Sosial di Masyarakat

Berikut selengkapnya, isi surat terbuka sesuai yang di unggah di media sosial:

Kepada YTH
Bapak Presiden Republik Indonesia
Bapak Menkopolhukam.Bapak Kapolri

Pertama-tama kami selaku ayah dan ibu dari Bharada Richard Eliezer Pudihan Lumiu turut berbela sungkawa kepada keluarga almarhum Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Bapak Presiden, bapak Kapolri dan bapak Menko Polhukam yang kami hormati, kami mengirimkan surat terbuka ini, karena kami merasa putus asa dalam menghadapi proses hukum yang sedang dihadapi anak kami.

Rasa khawatir dan takut selalu ada dalam hati kami.
Saat ini kami memohon perlindungan hukum dan HAM untuk anak kami Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, juga untuk sebagai orang tua, keluarga dan tunangannya.

Dan kami juga meminta keadilan dan perlindungan dari Bapak Presiden, Kapolri dan Menko Polhukam. Sekiranya surat terbuka ini bisa sampai kepada bapak-bapak yang kami hormati, kami mohon bapak-bapak dapat bertindak secara bijaksana, untuk memenuhi permohonan kami.

Kami juga percaya setiap warga negara berhak mendapat perlindungan.
Dan kami keluarga tetap menghormati proses hukum yang berjalan saat ini.

Demikianlah surat terbuka ini, kami buat dari hati kami yang paling dalam, untuk disampaikan kepada Bapak Presiden, Bapak Kapolri dan Bapak Menko Polhukam

Tertanda
S.Junus Lumiu dan Rynecke Pudihang
Salam sejahtera,

Load More