SuaraSumedang.id - Ikon Sumedang yang menarik satu di antaranya yakni patung Bupati Sumedang Pangeran Kusumadinata IX atau Pangeran Kornel, dan Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels di kawasan Cadas Pangeran.
Patung Daendels yang mengenakan buasana militer itu lengkap dengan topi tricorn-nya nampak menyodorkan tangan kanan, lalu disambut dengan jabatan tangan kiri oleh Pangeran Kornel yang mengenakan ikat kepala Sunda.
Jalan raya Cadas Pengeran ini terkenal rawan macet, yang membuat banyak pengendara roda 2 hingga roda 4 hampir banyak mengkhawatirkan kecelakaan, akibat jalur tersebut berliku.
Jalan yang membentang 11 kilometer tersebut di bangun pada masa penjajahan kolonial Belanda. Disebut, jalan ini termasuk ambisi Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Herman Willem Daendels untuk menyelesaikan jalan raya pos (de grote postweg) sepanjang 1.000 kilometer, mulai dari Anyer sampai Panarukan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Jalan Raya Cadas Pengeran-Sumedang
Dilansir dari laman resmi Pemkab Sumedang, di balik manfaat jalan raya yang dihiasi pemandangan bukit serta pesawahan, jalan itu pun menjadi bukti kekejaman bangsa Belanda.
Tak sedikit rakyat Indonesia mendapat perlakuan tak manusiawi dari mereka (pada zaman kolonial Belanda) saat pembangunan jalan Cadas Pangeran tersebut.
Tugas Daendels pada masa itu yakni mempertahankan tanah Jawa, terutama Batavia sebagai ibukota kerajaan Belanda di Asia. Satu di antaranya dengan membangun (grooter postweg), yang membentang dari ujung Jawa Barat-ujung Jawa Timur pada 1808.
Kemudian Bupati Sumedang pada masa itu, Pangeran Kusumadinata IX alias Pangeran Kornel melakukan tindakan perlawan/protes terhadap Gubernur Daendels.
Tindakan perlawanan Pangeran Kornel pun membuat Guberner Daendels cukup terkejut. Peristiwa tersebut diabadikan dengan sebuah patung di pertengahan jalur Bandung-Sumedang.
Selain itu, Pangeran Kornel disebut menantang Gubernur Daendels untuk bertarung satu lawan satu. Kornel mengatakan, selaku Adipati Sumedang akan berjuang dan mengorbankan diri sendiri daripada harus mengorbankan rakyatnya.
Mendengar ucapan itu, Daenels terpaksa mengubah siasatnya. Ia berjanji pada sang pangeran bahwa tentara Zeni Belanda yang akan mengambil alih pekerjaan jalan raya tersebut.
Sementara itu, rakyat Sumedang dipersiapkan untuk tenaga cadangan saja. Akan tetapi, Daendels bermuslihat. Beberapa hari kemudian, Gubernuer Daendels yang dijuluki 'Mas Galak' memboyong ribuan pasukan Belanda.
Tujuan Daendels membawa pasukan Belanda tak lain untuk menumpas perlawanan dari Pangeran Kornel, dan rakyat Sumedang.
Sedangkan rakyat Sumedang di bawah kepemimpinan Pangeran Kornel mencoba melawan dengan semangat perjuangan melenyapkan penindasan Belanda.
Kekuatan Belanda pada masa itu tangguh, dan kurangnya persenjataan dari rakyat Sumedang, akhirnya pemberontakan Kornel pun berhasil dikalahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
Tebus Gadai Kini Lebih Mudah di BRImo, BRI Tawarkan Promo Cashback Spesial
-
5 Sepatu Running All White yang Nyaman Dipakai Seharian, Tetap Stylish untuk Nongkrong
-
Lewat BRImo, BRI Hadirkan Layanan Tebus Gadai Praktis dengan Bonus Cashback
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian via BRImo, Nikmati Promo Cashback Menarik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Insidious: Out of the Further Siap Teror Bioskop, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan