SuaraSumedang.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terus berupaya memperbaiki penerapan sistem parkir non-tunai atau e-parking secara utuh di wilayahnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman optimistis, jika skema e-parking ini diterapkan, maka retribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir bisa meningkat.
Menurut Herman, tahun 2020 pendapatan parkir berlangganan ini hanya mencapai Rp290 juta, dan 2021 mencapai 1,2 miliar.
"Kita tidak berbicara pendapatannya saja, tetapi juga bicara tentang belanjanya. Saat ini, belanja operasional masih besar, karena itu kita akan terus dorong agar parkir berlangganan ini jangan kurang dari Rp5 miliar per tahun," kata Herman, di Islamic Center pada Senin (12/9/2022).
Ia melanjutkan, upaya Pemkab Sumedang dalam mendorong parkir berlangganan tidak lain karena PAD akan sangat menentukan kemandirian daerah tersebut.
Dikatakannya, bahkan semakin tinggi PAD maka semakin tinggi pula tingkat kemandiriannya.
"Inikan proses, tidak seperti membalikkan telapak tangan, yang paling penting continues improvment atau perbaikan secara terus menerus untuk mencapai target yang tinggi. Ada prosesnya, dan kita terus dorong proses ini," kata dia.
Selanjutnya, Herman menyebut, saat ini parkir berlangganan sementara masih terpisah dari Samsat, hanya ikut proses mengutip retribusinya di kantor Samsat, tetapi belum masuk sistem.
Berkaitan dengan hal itu, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Bappenda dan Polda Jawa Barat serta pihak terkait lainnya agar parkir berlangganan secepatnya bisa masuk sistem.
Baca Juga: BSU 2022 Belum Cair? Segera Lakukan Langkah Berikut Ini!
"Di kabupaten/kota lain belum berjalan, baru Sumedang yang sudah berjalan. Kita ingin tingkatkan lagi kualitasnya supaya pendapatan tidak Rp1,2 miliar tapi bisa menembus sampai Rp5 miliar, dan itu optimistis bila masuk ke sistem," ucapnya.
Parkir berlangganan belum maksimal
Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengatakan, pendapatan retribusi parkir belangganan belum maksimal sehingga harus mendapat perhatian serius.
Menurut Erwan, pihak yang terlibat dalam penarikan parkir berlangganan harus lebih serius lagi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.
Sehingga, para wajib pajak kendaraan memiliki kesadaran, dan kewajiban untuk membayar parkir berlangganan di Kabupaten Sumedang.
Wabup pun menyampaikan kritik terhadap pertugas di lapangan dalam penarikan retribusi parkir berlangganan yang dinilai tidak tegas, sehingga banyak wajib pajak enggan untuk membayar retribusi parkir berlangganan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela
-
Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
-
Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing