SuaraSumedang.id - Viral beredar video pengeroyokan mahasiswa jurusan Jurnalistik Universitar Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung atau UIN SGD Bandung.
Video penganiayaan mahasiswa itu lantas tersebar di sejumlah WhatsApp Group. Berdasarkan rekaman video itu, korban dihajar sambil dicaci maki pengeroyok yang diduga merupakan warga sekitar.
Pelaku pengeroyok mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung tersebur kini tengah diburu polisi.
Pasalnya, mereka yang dicari polisi setelah tanpa ampun mengeroyok tiga mahasiswa Jurnalistik UIN Bandung yang tengah berkegiatan di kampus.
Menurut laporan polisi, terdapat tiga korban yang dikeroyok para pelaku, masing-masing berinisial M, H, dan L.
Akibat dikeroyok, ketiga korban tersebut mengalami luka dan memar di bagian wajah, kepala serta bahu.
Dari informasi yang diperoleh, korban langsung melaporkan tindak penganiyaan yang dialami mereka kepada polisi.
Sementara itu, kini para pelaku pengeroyok masih dalam proses penyelidikan Polsek Panyileukan, Kota Bandung.
Kapolsek Panyileukan, Kompol Dadang Cahyadiawan mengatakan, adanya peristiwa pengerotokan pada mahasiswa Jurnalistik UIN Bandung.
Baca Juga: 5 Aplikasi yang Wajib Dimiliki Pebisnis Online, Simak Manfaatnya
"Tanggal 30 kejadian. Tanggal 1 (September 2022), para korban bikin laporan," kata Dadan, dikutip dari BandungSuara.com.
Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi terkait aksi pengeroyokan tersebut.
"Sudah diperiksa 4 orang saksi. Sampai saat ini masih memanggil saksi karena pelaku masih tersamar identitasnya," ujarnya.
Terkait penanganan kasus tersebut, Dadang memastikan proses hukum tetap berjalan, hingga diketahui siapa para pelaku penganiayaan mahasiswa UIN.
"Proses berjalan. Dari keterangan saksi-saksi belum bisa menunjukkan si A si B tersangkanya (pengeroyok)," ujarnya.
Polisi mengatakan akan segera memanggil pihak keamanan kampus, yakni sekuriti. Mereka akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera