SuaraSumedang.id - Big match Persib Bandung menjamu Persija Jakarta di BRI Liga 1 2022/2023 akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Senin (2/10/2022).
Pihaknya terus mematangkan sejumlah persiapan jelang duel Persib vs Persija, terus berkoordinasi dengan aparat keamanan, selain itu penyelenggaraan lainnya, termasuk penjualan tiket pertandingan.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono memastikan, tidak ada perbedaan sistem pembelian, penukaran hingga pemeriksaan tiket.
Teddy menegaskan, mekanisme ticketing yang sudah berjalan pada laga kandang sebelumnya masih tetap berlaku.
Artinya, penjualan tiket Persib tetap 100 persen online dengan satu akun satu tiket, wajib vaksin booster dan penukaran masih dilakukan secara mandiri.
"Untuk teman-teman komunitas juga tidak ada pengambilan tiket secara kolektif. Itu sudah ditegaskan dalam rapat kemarin (dengan pihak keamanan). Jadi, penukaran harus tetap masing-masing. Untuk tempat penukaran gelang, kemungkinan akan ada penambahan, disesuaikan dengan jumlah tiket yang terjual," ucap Teddy demikian dikutip dari laman resmi tim.
Jadwal Persib vs Persija
Rencananya, tempat penukaran tiket tetap dilakukan di komplek militer. Teddy pun menjelaskan, Persib tidak mau lagi kecolongan seperti saat penukaran tiket yang dilakukan di Progresif.
Penukaran tiket Persib itu tidak berjalan lancar karena ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab membuat suasana tidak kondusif.
"Belajar dari pengalaman kemarin di Progresif, dari pihak kepolisian menyarankan harus di kompleks militer. Pengumuman akan dilakukan melalui website. Kami akan sosialisasikan," bebernya.
Baca Juga: Jelang MotoGP Jepang 2022, Fabio Quartararo Siap Bertarung
Selain itu, dikatakan Teddy, kebijakan pembeli tiket laga kontra Persija harus punya riwayat pembelian pertandingan kandang Persib sebelumnya di musim ini akan diberlakukan.
Ia mengatakan, Bobotoh yang sudah memberikan dukungan langsung pada kandang Persib sebelumnya punya keuntungan dengan prioritas membeli tiket laga Persija.
"Itu untuk alasan keamanan. Kami melakukan filterisasi dengan cara itu. Takutnya ada penonton-penonton baru yang entah datang dari mana. Jadi, kita prioritaskan untuk teman-teman yang sudah menonton (laga kandang Persib sebelumnya)," kata dia.
Rencananya, penjualan tiket Persib vs Persija mulai dilakukan pekan depan. Waktu pastinya, beber Teddy, bakal segera diumumkan secara resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
-
Hisense Mini-LED U7SE 144 Hz Debut: Harga Mulai Rp11 Jutaan, Layar hingga 100 Inci
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Dugaan Praktik Penahanan Ijazah Siswa Kembali Muncul, SMAN 2 Jogja Bantah, Inspektorat Investigasi
-
Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini
-
Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar
-
Cuma Pakai Skincare, Ini Cara Mudah Punya Glass Skin Tanpa Perlu Antre di Klinik
-
IPONE Tantang Jalur Ekstrem Bogor Hujan Trail 2026 Dukung Komunitas Motor Offroad
-
Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi
-
Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif