SuaraSumedang.id - Tragedi Kanjuruhan pasca duel Arema FC vs Persebaya Surabaya di Kabupaten Malang yang menewaskan ratusan orang membuat banyak pihak sangat merasa terpukul, dan bersedih, termasuk pelatih Persib Bandung, Luis Milla.
Juru taktik asal Spanyol itu merasa sangat berduka atas kejadian yang merenggut banyak korban jiwa tersebut.
Luis Milla mengaku turut merasakan kesedihan, dan duka yang dialami keluarga korban juga publik Kota Apel tersebut.
"Hari ini sepak bola Indonesia sedang berduka. Saya ingin menyampaikan rasa duka cita yang sangat dalam untuk tragedi ini. Untuk keluarga, dan kerabat yang ditinggalkan, semoga kalian tetap diberikan kekuatan," ucap Luis Milla.
Milla yang juga pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia itu, berharap tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut tidak pernah terjadi lagi di dunia sepak bola Indonesia.
"Saya tentu sangat bersedih atas tragedi ini. Saya berharap ini semua menjadi peristiwa terakhir yang terjadi di sepak bola Indonesia," kata dia, demikian dikutip dari laman resmi tim.
Insiden kerusuhan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022), menyisakan duka buat semua pihak.
Meskipun pertandingan Persib vs Persija dibatalkan, panitia penyelenggara dan personel keamanan gabungan yang berjumlah 3.300 orang tetap berkumpul di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 2 Oktober 2022 sore. Mereka berkumpul dan menggelar doa bersama.
Di tengah rintik hujan, aparat kepolisian membentuk konfigurasi "AREMA" di tengah lapangan. Setelah itu, doa bersama dilakukan.
Baca Juga: Operasi Zebra Jaya 2022 Dimulai Hari Ini, Simak 14 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang Jadi Sasaran
Plt. Wakapolrestabes Bandung, AKBP Asep Pujiyono mengatakan, doa bersama itu merupakan bentuk solidaritas dan ungkapan belasungkawa kepada para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan.
"Semoga almarhum diberi tempat di sisi-Nya, dan yang di rumah sakit semoga diberikan kesembuhan seperti sedia kala dan berkumpul kembali bersama keluarganya," ujarnya.
Sebelum melakukan doa bersama, jajaran panitia pelaksana pertandingan menjalani emergency meeting di lokasi yang sama.
Kegiatan itu dihadiri perwakilan keamanan, panpel, PT LIB, perwakilan kedua tim (virtual) dan pihak terkait lainnya. Pertemuan itu menegaskan jika laga ditunda walau semua persiapan sudah siap.
Sumber:Persib.co.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
WO Ikut Disalahkan, Ini Kisaran Biaya Sewa Wedding Organizer Pernikahan Teuku Rassya
-
Godzilla Minus Zero Rilis Teaser Perdana, Berlatar 2 Tahun Usai Kehancuran
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Mencekam! Duel Nyali di Tanjungkarang: Anis Lawan Begal yang Umbar Tembakan di Tengah Hari
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Membaca Dalil-Dalil Agama Gus Dur: Menyusuri Jembatan Keilmuan Islam di Indonesia