SuaraSumedang.id - Pasca tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menyebabkan 448 korban, 125 di antaranya meninggal dunia, menuai sorotan dari Budayawan MH Ainun Najib alias Cak Nun.
Cak Nun menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan setelah pertandingan BRI Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).
Dalam peristiwa tersebut, tak sedikit suporter Arema FC--Aremania termasuk perempuan dan anak-anak menjadi korban meninggal dunia.
"Kalau dari hati saya ya, saya sedih, malu, dan marah. Satu orang mati itu sama dengan semua orang meninggal dunia," ucap Cak Nun, dikutip dari kanal YouTube CakNun.com.
Cak Nun pun turut menyampaikan duka mendalam terhadap keluarga para korban.
"Kami punya kedekatan dengan Aremaiyah-Aremania, Bonek, Pasoepati. Saya malu, saya khawatir ada kesalahan akhlak dari Aremania. Saya marah, itu berarti ini ada yang nggak benar. Bukan soal sepak bola tapi tatanan hidup bersama," kata dia.
Cak Nun bicara mengenai tragedi Kanjuruhan, tetapi satu di antara yang menarik adalah independensi penanganan kasus, dan sorotan terhadap kepolisian.
Seperti, Cak Nun menita Menko Polhukam Mahfud MD agar meyakinkan publik kalau tim Gabungan Pencari Fakta yang dibentuk pemerintah benar-benar obyektif, dan independen.
"Kalau bisa Pak Mahfud meyakinkan itu tim independen, objektif bukan tim Polri. Sebab kalau tim Polri masih rawan tuduhan. Lho.. mosok Polri itu punya kemungkinan salah, masak dia yang memimpin penyelidikan. Itu kan tidak baik untuk preseden hukum nasional," bebernya.
Menyinggung soal kematian para korban, Cak Nun meminta agar melibatkan kedokteran untuk ikut menyelidiki kasus ini.
Sebab kematian ratusan suporter itu bukan karena tawuran antara suporter Aremania dan Bonek.
"Itu meninggalnya harus diselidiki oleh kedokteran. Ini matinya sekian karena ini, sekian karena ini. Ada yang matinya karena terinjak-injak berarti efek dari chaos, ada yang matinya karena gas," kata dia.
Cak Nun pun meminta agar pembenahan, terutama mengenai penggunaan gas air mata. Gaas itu untuk apa?
Cak Nun berpendapat, gas itu mestinya untuk perang, untuk terorisme, bukan untuk suporter sepak bola.
Prosedur penggunaan gas air mata, dikatakan Cak Nun, kepolisian harus membenahi lagi prosedurnya.
Mungkin saja, menembakan gas air mata di dalam stadion itu pasti salah. "Gas air mata digunakan di mana, itu kan pasti ada aturan mainnya itu."
"Jangan sampai suporter sepak bola disamakan dengan teroris. Dan jangan sampai menyelamatkan orang lain dengan cara membunuh salah satu," bebernya.
Sumber:SuaraMalang.id
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah