/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 10:48 WIB
Foto. Dok Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengakui sebenarnya tidak berani gugat cerai Dedi Mulyadi jika tidak melanggar. ((Antara))

SuaraSumedang.id - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengaku tidak berani mengambil langkah gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi.

Bukan tanpa alasan Anne Ratna Mustika akhirnya pun memberanikan diri untuk melayangkan gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi ke Pengadilan Agama, Kabupaten Purwakarta.

Menurut Anne Ratna, dirinya tidak akan menggugat cerai sang suami jika tidak ada kesalahan yang dilanggar.

"Ya jelas lah kalau tidak melanggar, saya tidak akan berani mengambil langkah gugatan cerai," kata Anne seusai menjalani mediasi di PA Purwakarta, pada Kamis (27/10/2022) lalu.

Lantas apa alasan Anne Ratna Mustika yang sebenarnya mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Dedi Mulyadi.

Bahkan, usut punya usut Anne Ratna mengaku sudah sejak 6 bulan terakhir tidak bertemu dengan Dedi Mulyadi.

Menurut pengakuan Anne, mereka bertemu terakhir kali itu pada saat momen idul fitri, Mei lalu.

Diketahui kini proses sidang gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi yang dilayangkan Anne Ratna sudah memasuki agenda mediasi.

Meski Anne Ratna tidak membeberkan alasan sebenarnya mengenai gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Meradang, Nyaris Muntahkan Bogem Mentah ke Sosok Ini, Ada Apa?

Namun, ia mengatakan apa yang dilakukannya tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan.

"Alasannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jadi karena saya seorang istri dan beragama Islam, tentu saya mengacu pada syariat Islam," kata Anne.

Selanjutnya Anne pun mengatakan, jika suaminya itu telah melanggar hak-hak seorang istri, dan syariat Islam.

Di sisi lain, anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyayangkan, apa yang dilakukan oleh istrinya tersebut.

Bahkan, dikatakan Dedi Mulyadi, saat dirinya menjabat selama 15 tahun di Purwakarta tidak pernah ada niatan untuk gugat cerai.

"Saya pernah jadi wakil bupati lima tahun, jadi bupati 10 tahun. Selama menjabat itu saya tidak pernah gugat cerai. Tapi begitu saya tidak jadi bupati, istri jadi bupati, saya digugat cerai," kata Dedi.(*)

Load More