/
Selasa, 08 November 2022 | 19:54 WIB
Ketua Dewan Kehormatan DPP Demokrat Hinca Pandjaitan mengaku tak masalah koalisi dengan NasDem dan PKS ditunda. (Dok: DPR)

SuaraSumedang.id - Partai Demokrat mengaku tak ingin terburu-buru mendeklarasikan koalisinya dengan Partai NasDem dan PKS. Demokrat menilai pembentukan koalisi tersebut masih dalam penjajakan dan tak masalah bila ditunda. 

"Kalau di Demokrat itu kan selalu kita sampaikan ya nggak usah buru-buru lah," kata Ketua Dewan Kehormataan DPP Demokrat Hinca Pandjaitan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/11/2022), melansir Suara.com.

Hinca menjelaskan prioritas partai Demokrat saat ini yakni melakukan komunikasi terus menerus dan jangan sampai merasa diburu-buru untuk mendeklarasikan koalisi. 

"Dan itu keniscayaan politik. Tapi untuk buru-buru juga kan kurang bagus," ujar dia. 

Menurutnya, rencana koalisi yang ditunda sampai akhir tahun 2022, dianggap sebagai proses yang dinamis dalam ruang politik praktis. Ia menegaskan kalau koalisi bisa dilakukan kapan saja. 

"Bisa kapan saja, yang penting gini, kalau Ansa ingin melamar, harus benar dulu semua. Kondisi sudah oke, ini hari ni anggap aja dulu bagaimana bercakap-cakap," bebernya. 

Diberitakan sebelumnya, PKS membeberkan pemilihan waktu yang tepat untuk melakukan deklarasi koalisi bareng NasDem dan Demokrat. 

"Tming deklarasi tergantung dua hal," kata Juru Bicara PKS Muhamad Kholid, Selasa (8/11/2022). 

Dua hal tersebut yakni ihwal kematangan pembahasan di antara tiga partai melalui tim kecil. kholid melanjutkan hal kedua yakni proses internal di masing-partai. 

Baca Juga: Anne Ratna Bulatkan Tekad Bercerai, Dedi Mulyadi Tak Hadir di Sidang Keempat karena...

PKS sendiri masih menggantung sikap mereka terkait koalisi dan pasangan capres-cawapres kepada Majelis Syuro.

"Buat PKS, hasil pembahasan di tim kecil akan kita laporkan ke Majelis Syuro untuk diambil keputusan," bebernya. 

Load More