SuaraSumedang.id - Borneo FC Samarinda kembali merasakan manisnya mendulang poin sempurna pada pekan ke-21 BRI Liga 1 2022-2023.
Setelah sempat gagal meraih kemenangan di empat laga beruntun, Pesut Etam akhirnya mampu merebut kemenangan 2-0 atas Persik Kediri saat bertarung di Stadion Segiri, pada Senin (31/1/2023).
Due gol Borneo FC tersebut dicetak pemain debutan, Adam Alis di menit ke-48. Pada menit ke-74 giliran Jonathan Bustos yang memaksa Dikri Yusron memungut bola dari gawangnya sendiri.
Kemenangan Borneo FC itu setidaknya mengamankan posisi Andre Gaspar sebagai pelatih. Sebab, sebelumnya banyak desakan suporter agar manajemen mencoret juru taktik asal Brasil itu.
Namun, hasil positif yang didapat Pesut Etam menjadi modal penting bagi Andre Gaspar untuk menatap laga melawan Persebaya Surabaya.
Duel Persebaya vs Borneo FC akan digelar di Stadion Joko Samudro dalam jadwal Liga 1 2022-2023 pekan ke-22 pukul 16.00 WIB.
Pertandingan ini pun sekaligus menjadi pembuktian kelayakannya sebagai pelatih untuk terus berlanjut menukangi Borneo FC.
"Saya senang dengan performa tim malam ini (kemarin). Kami belum menang di empat laga sebelumnya. Tapi berkat kerja keras bisa cetak dua gol," kata Gaspar, dikutip dari laman Liga Indonesia.
Andre Gaspar pun menjanjikan timnya akan lebih bekerja keras. Sebab, dia ingin pencapaian tim sekarang ini bisa tampil konsisten.
Baca Juga: Berburu Buah Tangan di Pasa Ateh Bukittinggi Sentra Oleh-Oleh Khas Sumatera Barat
"Paling penting adalah menjaga konsistensi. Namun, perlu perjuangan dan fokus untuk meraih setiap hasil positif," kata Gaspar.
Akan tetapi, bukan perkara mudah bagi Pesut Etam untuk menaklukan skuad Bajul Ijo. Pasalnya, Persebaya pun mendulang hasil positif setelah menaklukan 2-0 Madura United.
Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengatakan penampilan para pemain belakang menunjukkan progres yang cukup positif dengan selalu tampil tangguh.
"Semakin berkembangnya komposisi pemain belakang kita, Koko (Ari), dan Ridho (Rizky) sangat tangguh menang duel-duel. Ini bagus karena tidak ada kebobolan," kata Aji Santoso.
Aji Santoso pun mewanti-wanti pemain untuk tidak terlena dengan progres yang ditunjukkan tim dalam beberapa laga terakhir.
Menurutnya, perjalanan tim di putaran kedua masih panjang, dan Persebaya harus tampil konsisten jika ingin mencapai target finis tiga besar pada akhir musim.
"Saya sampaikan kepada pemain untuk tetap fokus karena posisi di atas kita sedikit jauh tertinggal, tapi kami fokus mengejar itu. Mudah-mudahan tren positif ini bisa terjaga beberapa kali di pertandingan lagi," katanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Keterangan Saksi Mahkota Perkuat Dugaan Kasus Pemerasan Abdul Wahid
-
AceKid, Sufor Pertama di Indonesia yang Terbuat dari Susu Segar
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP BPK, Ketua DPRD Sastra Winara: Ini Bukti Nyata
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Kaltim Resmi Buka Penerbangan Rute Samarinda-Melak, Segini Tarifnya
-
Dipanggil KPK Terkait Dugaan Pemerasan, Kajari Medan: Dipanggil Tuhan Pun Siap
-
SF Hariyanto Perintah Kadis PUPR Riau ke Lapangan: Jangan Hanya Terima Laporan
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini