SuaraSumedang.id – Para pengguna media sosial tentu banyak penasaran dengan istilah Body Count yang trending di TikTok.
Hal ini tidak terlepas adanya FYP TikTok yang mengulas tentang Body Count, tentu sebagaian orang penasaran apa yang di maksud dalam pembahasan di TikTok.
Sebetulnya istilah Body Count sudah lama di pakai, terutama menunjukkan adanya korban jiwa akibat suatu insiden, seperti kecelakaan, perang, bencana alam.
Namun lain halnya jika Body Count yang dibuat istilah dalam media sosial TikTok, ini merupakan kode rahasia.
Dilansir dari berbagai sumber Body Count merupakan kode rahasia yang menunjukkan jumlah orang yang pernah berhubungan romantis dengan seseorang.
Maka dari itu istilah tersebut muncul di media sosial, lantaran ada muatan hal sensitif yang tidak semua orang bisa mengetahui.
Alhasil istilah tersebut juga kini banyak digunakan para remaja dan kini menjadi trending, namun kini malah menjadi ajang pertunjukkan dan kebanggaan.
Bahkan kini seolah tidak ada rahasia lagi, dimana sebagian pengguna media sosial tersebut secara blak-blakan telah memiliki body count yang banyak.
Sungguh mengagetkan, ada beberapa pengguna juga menuturkan apabila mereka juga pernah melakukan begituan dengan beberapa orang dengan jumlah lebih dari satu atau dua orang.
Baca Juga: Surya Paloh Akui Tak Paham Suasana Batin Jokowi, Hubungan Politik Mulai Panas?
Penting untuk diketahui jika ada beberapa dampak negatif saat sering bergonta-ganti pasangan seksual yang dalam hal ini sedang trend di TikTok dengan istilah Body Count.
Tentu berdampak pada lebih mudahnya terpapar penyakit infeksi menular seksual, dikutip dari Healthiline, semakin banyak jumlah pasangan seksual maka semakin tinggi risiko tertular IMS.
Tentu juga akan ada dampak lain seperti mudah terkena HIV AIDS dan juga berkurangnya gairah seksual.
Oleh karena itu diharapkan jangan sampai salah arti mengenai istilah yang sedang trending di TikTok ini Body Count. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Hidup dari Standar Media Sosial: Algoritma dan Ilusi Kebahagiaan
-
Dony Tri Pamungkas Tegaskan Mental Persija Sudah Siap Ujian Berat di Kandang Bali United
-
5 Sepatu Aerostreet Terlaris di Shopee, Garansi Tidak Jebol Saat Dicuci dan Kehujanan
-
AC Low Watt vs Inverter: Mana yang Lebih Hemat Listrik untuk Pemakaian 24 Jam?
-
Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?
-
Lee Chae Min Digaet Bintangi Drama Adaptasi Webtoon My Reason to Die
-
Dari Kickboxing ke Atletico Madrid, Perjalanan Tak Biasa Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen
-
Mental Juara Persija Diuji Lawan Bali United Demi Tebus Kekalahan Menyakitkan dari Arema FC
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
-
Habib Jafar Isyaratkan Onadio Leonardo Balik ke Podcast Login Usai Bebas Rehabilitasi