SuaraSumedang.id – Kasus pembunuhan Brigadir J kini telah terungkap, otak pembunuhan Ferdy Sambo telah dijatuhi hukuman mati, sedangkan Richard Eliezer sebagai JC harus menerima hukuman 1,5 tahun.
Akan tetapi kini Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah menghentikan perlindungan terhadap Bharada E.
Penghentian perlindungan Bharada E dilakukan setelah adanya keputusan sidang mahkamah pimpinan LPSK.
Bharada E dianggap telah melanggar perjanjian dengan LPSK usai menerima wawancara eksklusif di salah satu stasiun TV.
Kini muncul suatu kabar jika Richard Eliezer telah diracun oleh orang suruhan Ferdy Sambo, kabar tersebut mencuat dari unggahan channel YouTube Kanal Berita.
Seolah ingin meyakinkan publik, diberikan judul yang bombastis dengan menuturkan jika Richard Eliezer ini telah diracun saat di tahanan.
"BHARADA E DIRACUN ORANG SAMBO // MAKANAN DALAM TAHANAN DICAMPUR SIANIDA?"
Kemudian pada sampul terlihat Bharada E sedang duduk di bangku pasien rumah sakit, sembari ada rekan kepolisian yang mengelilingi, Video tersebut kini telah di tonton sebanyak 2.1 ribu pengguna aplikasi YouTube.
Lantas apakah kabar tersebut benar, mari lihat hasil cek fakta berikut ini.
Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi saat Puasa, Biar Ibadah Jadi Nyaman!
Setelah melakukan penelusuran dengan melihat seluruh Video yang diunggah oleh akun tersebut sama sekali tidak ada bukti yang bisa dipertunjukkan.
Tentu saja ini merupakan bagian dari hoax dan meresahkan masyarakat, diharapkan para masyarakat bisa memilah mana berita bohong dan tidak dengan menyaksikan dan kembali cek berita tersebut.
Diketahui Bharada E melakukan tes medis bagian dari proses Administrasi yang harus dilakukan oleh pihak LPSK saat melakukan serah terima atas dicabutnya perlindungan Saksi Richard Eliezer dan dikembalikan ke pihak Rutan Bareskrim Polri. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bukan Sekadar Drama Aksi, Ini Alasan Trigger Wajib Kamu Tonton
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Live Medsos Saat Jam Kerja? Ini Sanksi Bagi ASN Lombok Tengah
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Gerakan Selamatkan Pangan di Daerah, Ini Hasilnya
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Jomlo Bahagia
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!