SuaraSumedang.Id - Fakta baru investasi bodong Crazy Rich Wahyu Kenzo terus bertambah. Hari ini dilaporkan bahwa pelapor investasi bodongnya telah mencapai 1.361 aduan.
Sebelumnya Crazy Rich Wahyu Kenzo ditangkap petugas Polresta Malang terkait kasus robot trading Auto Trade Gold (ATG).
Penangkapan tersebut dilakukan kepolisian setelah Bareskrim Polri mendapat laporan dugaan penipuan robot trading ATG yang dikelola PT PBB yang kemudian diproses Polresta Surabaya.
Dalam dalam laporan itu diketahi, sedikitnya 141 investor mengaku menjadi korban dengan kerugian mencapai Rp15 miliar lebih.
Informasi terkini yang menambah fakta soal pelapor investasi bodong itu menyebutkan bahwa jumlah pelapornya telah bertambah menjadi 1.361 aduan.
"Update pelapor berjumlah 1.361 pelapor," ungkap Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto kepada awak media, seperti dikutip dari PMJNews.
Menurut dia, sebanyak 1.361 aduan tersebut, merupakan laporan yang masuk melalui nomor hotline khusus yang dibuat Polresta Malang Kota, yaitu 081137802000.
Aduan investasi bodong yang diduga dilakukan Crazy Rich Wahyu Kenzo itu, katanya, bukan dari berbagai wilayah di Indonesia saja, melainkan juga dari luar negeri.
Ia menyebut dari luar negeri aduan itu antara lain dari Irak, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, Swiss, United Emirat Arab (UEA).
Baca Juga: Soal Pengganti Zainudin Amali Sebagai Menpora, Airlangga: Kita Tunggu Saja Presiden
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebelumnya menduga, member yang menjadi korban sebanyak 25 ribu dengan nnilai kerugian total mencapai Rp9 triliun.*
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL