SUARA SUMEDANG - Beberapa waktu lalu Indonesia dikejutkan dengan kabar tak mengenakan dari dunia sepak bola. FIFA resmi mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2023 U-20.
Namun kini kembali beredar kabar, jika FIFA telah menunjuk Indonesia kembali sebagai tuan rumah untuk Piala Dunia tahun depan.
Benarkah kabar tersebut? Narasi itu muncul dari unggahan Youtube SUMAR TV, "FIFA Plin-Plan Juga! Tak Disangka FIFA Kembali Tunjuk Indonesia Sebagai Bagian Piala Dunia U-20," begitu bunyi judul video yang telah diunggah 3 hari yang lalu.
Hingga artikel ini disusun, video tersebut telah ditonton sebanyak 410.000 dan like sebanyak 2000.
Pada Bagian Thumbnail juga ditambahkan foto Presiden Jokowi dan Pimpinan FIFA seolah - olah telah menjalin kesepakatan.
Narator juga menambahkan klaim "FIFA BERUBAH PIKIRAN, Tak Disangkan FIFA Mendadak Tunjuk Indonesia Sebagai bagian Piala Dunia U-20".
Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran dan menonton videonya hingga selesai, tidak ada bukti atau fakta yang aktual serta kredibel yang menunjukkan jika Indonesia akan kembali menjadi bagian dari Piala Dunia 2023.
Dalam video tersebut, narator hanya menyebutkan judul video saja. Selain itu narator juga menjelaskan soal kegagalan Indonesia yang telah dicoret oleh FIFA dan batal menjadi tuan rumah di Piala Dunia 2023.
Selain itu dijelaskan pula, jika Timnas Indonesia U-20 masih memiliki kesempatan untuk menjadi bagian Piala Dunia 2023.
Narator juga menjelaskan soal alasan FIFA kembali memberikan peluang bagi Timnas Indonesia untuk bergabung di Piala Dunia.
Akan tetapi video tersebut memuat berita yang tidak benar. Usai melakukan penelusuran melalui situs resmi FIFA, tidak ditemukan bukti yang valid soal adanya kabar Timnas Indonesia akan kembali menjadi bagian dari Piala Dunia 2023.
Kesimpulan
Sehingga dapat disimpulkan jika berita soal FIFA Kembali Tunjuk Indonesia Sebagai Bagian Piala Dunia U-20 adalah tidak benar dan termasuk berita yang menyesatkan alias hoaks. (*)
Berita Terkait
-
Jokowi Sebut Jakarta Telat 30 Tahun Bangun Transportasi Massal, PDIP Akui Termasuk di Era Jokowi Gubernur
-
Zainudin Amali Pastikan Bukan Infrastruktur Penyebab Batalnya Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia
-
Batal Jadi Tuan Rumah, Wapres Sebut Pemerintah Belum Punya Ajang Pengganti Piala Dunia U-20
-
Waketum PSSI Pastikan Indonesia Siap Gelar Piala Dunia U-17, Bima Sakti Mungkin Pelatih
-
Indonesia Bisa Gantikan Peru Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Kenapa?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam