/
Jum'at, 05 Mei 2023 | 09:18 WIB
Fans Napoli gembira dengan keberhasilan Napoli jadi Juara Serie A Italia ((Instagram @officialsscnapoli))

SUARASUMEDANG - Bermain imbang 1-1 di Fruli lawan Udinese pada pertandingan terakhir babak ke-33, Napoli akhirnya dinobatkan sebagai juara Serie A.

Napoli, sebenarnya masih punya lima pertandingan sisa yang harus dijalani. Namun hasilnya tidak akan berpengaruh lagi bagi Napoli.

Napoli tetap sebagai juara Serie A setelah menunggu selama 33 tahun.

Dengan hasil imbang di Friuli pada 4 Mei Napoli berhasil mengumpulkan 80 poin, 16 poin lebih banyak dari tempat kedua Lazio setelah 33 putaran.

Pasukan pelatih Luciano Spalletti dengan demikian memenangkan kejuaraan lebih awal tanpa harus mengkhawatirkan hasil dari lima putaran tersisa.

Keberhasilan ini merupakan yang ketiga kali bagi Napoli menjadi juara Seria A. Tetapi ini adalah pertama kalinya dalam 33 tahun sejak generasi Diego Maradona, Careca, Ciro Ferrera, Gianfranco Zola naik tahta pada tahun 1990. 

Setelah 33 tahun dengan 12.058 hari, kejuaraan Serie A baru kembali ke kota terbesar di Italia Selatan.

Ini adalah interval terpanjang antara dua mahkota dalam sejarah Serie A, hanya di belakang AS Roma dengan 41 tahun ketika mereka menang pada tahun 1942 dan 1983.

Dikutip dari Football Italy, di Stadion Friuli kemarin, Napoli sebenarnya nyaris gagal menjadi juara lebih cepat karena  Udinese unggul sejak menit ke-13.

Baca Juga: Viral Pria Bermobil Pelat Polisi Todongkan Senpi Ke Driver Taksi Online, Sahroni: Wajib Dicari Dan Diperiksa!

Untungnya, Napoli bangkit dengan kuat untuk menciptakan permainan yang berat sebelah.

Momen bersejarah pun datang pada menit ke-52, ketika sepakan kaki kanan Osimhen membentur atap gawang tuan rumah.

Berkat itu, Osimhen memecahkan rekor Samuel Eto'o (21 gol) menjadi pemain Afrika yang mencetak gol terbanyak dalam satu musim liga Italia dengan 22 gol.

Gol penyeimbang ini juga membantu Napoli memiliki poin yang cukup untuk dimahkotai lima putaran lebih awal.

Menurut Football Italy, Napoli didukung setidaknya 14.000 fans di Friuli, sementara 50.000 orang lainnya memadati stadion Maradona untuk menonton pertandingan bersama di layar lebar.

Setelah wasit Rosario Abisso meniup peluit akhir, ratusan fans tumpah ruah ke lapangan untuk merayakan bersama guru dan siswa Luciano Spalletti.

Load More