/
Jum'at, 12 Mei 2023 | 09:30 WIB
Kesaksian korban modus penipuan berkedok kerjakan tugas dapat bayaran langsung. (Twitter/@Giarsyahsyifa)

SUARA SUMEDANG - Harap waspada dan kenali cara pelaku penipuan dengan modus memberi tugas pekerjaan seperti like hingga subscribe channel YouTube atau sejenisnya.

Korban biasanya terjebak modus penipuan terbaru ini setelah percaya lantaran di awal benar-benar mendapat bayaran setiap kali menyelesaikan tugas yang diberikan.

Namun seiring waktu, korban akan diminta melakukan deposit atau pembayaran dengan nominal sebesar jutaan, belasan hingga puluhan juta dan uangnya tak dapat kembali lagi.

Sebab itu ada baiknya untuk mengenali ciri modus penipuan dengan dalih kerjakan tugas berikut ini.

Ciri-ciri di bawah diambil dari rangkuman cuitan akun Twitter Syifa Giarsyah, yakni korban penipuan serta keterangan lainnya yang dapat diperoleh.

1. Korban diundang oleh pelaku ke dalam sebuah grup WhatsApp atau Telegram berisi ratusan orang.

2. Pelaku mengenalkan diri dari perusahaan bergerak di bidang semacam media partner untuk menaikkan traffic atau rating dari mitranya.

3. Korban diminta mengerjakan tugas sederhana seperti like, subscribe channel YouTube atau modus serupa lainnya dengan alasan hal itu untuk menaikkan traffic dari mitra.

4. Setiap tugas yang diberikan akan langsung mendapatkan uang via transfer dan benar berhasil.

Baca Juga: Waspada Sifilis, Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya

5. Korban mendapatkan sejumlah transfer secara terus menerus pada tingkat tertentu.

6. Di tingkatan lainnya, korban akan diminta melakukan deposit dan mendapat untung atau persenan dari jumlah deposit yang dikirim oleh korban.

7. Jumlah deposit yang diminta pada korban semakin tinggi seiring dijanjikan dapat bayaran atau transfer yang juga besar.

8. Korban yang terpedaya biasanya akan terus mengikuti tugas atau misi hingga berani melakukan deposit ratusan ribu, jutaan, belasan hingga puluhan juta rupiah.

9. Namun pelaku setelah itu tidak lagi mengirimkan uang transfer kepada korban, sebaliknya korban diminta melakukan deposit kembali dengan dalih hasil tugas terbaru dan sebelumnya akan ditransfer sekalian.

10. Korban yang menolak melakukan tugas baru dengan cara deposit kembali, maka uangnya akan dianggap hangus. Diduga ini dilakukan agar korban mau terus mentransfer uang kepada pelaku.

Load More