- Pengemudi taksi Green SM melakukan pelanggaran lalu lintas dengan melawan arus di simpang H. Naman pada 10 April 2026.
- Aksi nekat pengemudi bernomor lambung CN-10244 tersebut mengakibatkan kemacetan parah selama hampir sepuluh menit di lokasi kejadian.
- Insiden ini memicu kecaman warganet serta mengingatkan publik pada rekam jejak kecelakaan kereta api yang melibatkan armada tersebut.
Suara.com - Tragedi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan taksi Green SM, kini berbuntut panjang.
Insiden ini memantik ingatan warganet soal perilaku buruk segelintir pengemudi armada. Beberapa di antara mereka dianggap meresahkan masyarakat.
Seperti yang terjadi pada 10 April 2026, di mana pengguna Instagram @dashcam_owners_Indonesia merekam aksi tak beretika dari pengemudi taksi Green SM.
Si pengemudi taksi nekat mengambil kanan jalan. Akibatnya, kendaraan yang berada di lawan arah tidak bisa berjalan.
"Hampir 10 menit lalin simpang H. Naman ini stuck," tulis si pengguna akun.
Bukannya merasa bersalah, pengemudi bernomor lambung CN-10244 itu justru berdalih tersesat saat ditegur langsung oleh pengendara motor yang melintas di sana.
"Tentu tanpa maaf, alasan klasik 'enggak tahu jalan' katanya," tulis si pengguna akun.
Ia pun jelas merasa heran, sebab jika seseorang tidak tahu jalan, orang tersebut bukan berada di sisi kanan seolah ingin menyalip kendaraan yang sedang macet.
"Padahal kalau orang waras enggak tahu jalan itu ya stay di kiri, pelan sambil lihat peta. Bukan lihat lajur kosong berlawanan main masuk dan terobos. Itu kalau orang waras ya," katanya.
Baca Juga: Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek
Warganet yang melihat peristiwa tersebut pun geram. Mereka meninggalkan komentar tak sedap buat pengemudi dan manajemen perusahaan taksi Green SM.
"Cabut aja izin operasionalnya," tulis salah satu warganet.
"Cabut izin.. tutup sekalian.. Nggak bener.." komentar netizen lainnya.
Sebagai informasi, taksi Green SM juga pernah dua kali ditabrak kereta api. Pertama terjadi di Oktober 2025 dan kemudian di Desember 2025.
Berita Terkait
-
Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek
-
7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun
-
Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!
-
Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Daftar Kecelakaan Taksi Green SM, Terobos Palang Perlintasan KRL hingga Tabrak Tukang Nasi Goreng
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek
-
7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun
-
Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!
-
Muncul Spekulasi Liar, Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Kehadirannya di Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Polisi Klaim 10 Jenazah Korban Kecelakaan KAI di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi
-
Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi