SUARA SUMEDANG-Direktur Jenderal Polri Listyo Sigit Prabowo memastikan akan menindak tegas mantan Wakil Direktur Narkoba Polres Lampung Selatan (AKP) AG karena diduga terlibat kasus peredaran narkoba Fredy Pratama.
Penegakan hukum akan diterapkan tanpa pandang bulu dan siapa pun yang menyalahgunakan narkoba, bahkan sebagai kurir, akan dihukum.
Diketahui, mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) AG, diduga terkait dengan organisasi Fredy Pratama. "Ini bukan rencana. Pasti kita tindak," ungkap Listyo Sigit.
Listyo Sigit menjelaskan, jika ada anggota polisi yang terlibat kasus pidana, ia tak segan-segan memberikan sanksi tegas. Memang Kapolri tak segan-segan memberikan sanksi keras berupa pemberhentian tidak hormat.
Ia juga menegaskan, di dalam kepolisian ada sistem punishment dan reward. “Iya tentu kita akan tegas dari acara pidana. Kalau dia masih polisi, kita akan jalani acara etik dengan resiko PTDH (diberhentikan). Saya kira Polri tidak akan ragu,” jelasnya.
Sebagai informasi, mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) AG, diduga terlibat kasus narkoba Fredy Pratama. Dia ditangkap pada Juni 2023.
AG diduga menjadi kurir anggota Fredy lainnya bernama Kadafi, sekaligus suami selebriti asal Palembang, Sumatera Selatan, Adelia Putri Salma (APS). Kadafi, yang dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, mengendalikan perdagangan narkoba di balik penjara.
Sebelumnya, saat mengejar Fredy, polisi menyebut operasi ini "Escobar". Polisi juga menyita puluhan ton sabu dan aset senilai puluhan miliar Dong dari Fredy. Dijelaskannya “Yang terlibat mengendalikan peredaran obat-obatan dari Thailand ke Indonesia dan wilayah operasinya meliputi Indonesia dan Malaysia Timur.”(*)
Baca Juga: 6 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Anda Banyak Konsumsi Kopi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
5 Fakta Pilu Bus Pengantar Haji Terguling di OKU Timur: Dari Pelukan Perpisahan Berubah Jadi Jeritan
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru
-
Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata
-
BLISSOO Tegaskan Jisoo Tak Terlibat Isu Keluarga, Siap Tempuh Jalur Hukum
-
BRI: Aspek Keberlanjutan Jadi Bagian Penting untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkualitas
-
Gagal Beraksi untuk Kedua Kalinya, Pelaku Asusila di Way Kanan Kabur Saat Dipergoki Kakak Korban
-
Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah
-
Sesuai RUPST 2026, BRI Komitmen Ciptakan Pertumbuhan Kinerja Finansial secara Berkelanjutan