SUARA SUMEDANG- Bakal Calon Presiden (baca pres) PDIP Ganjar Pranowo menyampaikan gagasannya saat menghadiri acara dialog “3 Baca Pres Bicara Ide” yang digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut Ganjar mendoakan Indonesia bisa memiliki perekonomian yang baik, bahkan booming pada tahun 2045.
“Kita akan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang percaya diri dan berada pada jalur yang benar, optimisme tersebut harus dibangun menjadi mimpi. Sekitar tahun 2045, peringatan 100 tahun berdirinya Indonesia, atau kembali sekitar tahun 2050, perekonomian kita setidaknya akan mengalami lompatan, dari peringkat 17 menjadi peringkat 4,” ujarnya.
Ganjar mengatakan, sukses Indonesia bergantung pada generasi muda saat ini. Meski demikian, ia menyebutkan 6 pilar yang masih menjadi tugas untuk mencapai Indonesia Emas.
Ganjar mengatakan Indonesia memiliki keunggulan demografi yang sangat menjanjikan. Hingga 44% kelas menengah dan 69% angkatan kerja produktif. “Itu aset yang tidak main-main, jadi saat ini itu yang memang perlu kita persiapkan untuk menuju ke sana, persiapkan dengan baik,” ujarnya.
Transformasi pertama yang sedang dipersiapkan adalah mengenai pangan dan harus dilaksanakan oleh Indonesia. Inovasi dan stabilisasi komoditas, termasuk mengaktifkan birokrasi untuk memantau ketersediaan, pasokan dan permintaan.
Memperkuat sentra produksi bahan pokok dan menyeimbangkan impor dan ekspor pangan.
Kedua, bicara soal lingkungan hidup, Ganjar mendorong Indonesia untuk memulihkan alam dengan mengurangi emisi dan menerapkan ekonomi hijau dan ramah lingkungan.
“Energi yang mencemari tentu ditolak, tapi energi apa yang terbarukan? Jadi disinilah kecepatan dan akselerasi untuk membangun tidak lagi cukup hanya mengandalkan manusia.“Kami membutuhkan alat,” katanya.
Baca Juga: Momen Haru Nagita Slavina Nangis di Pesawat Tak Tega Tinggalkan Rafathar dan Rayyanza
Ganjar mengatakan dunia digital dapat membantu akselerasi berbagai sektor, termasuk sektor perekonomian.
Selain itu, dunia pendidikan dan kesehatan juga harus diperhitungkan untuk mencapai Indonesia emas. Ganjar mengatakan, pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk memberikan modal sehat kepada masyarakat Indonesia.
Terakhir, transformasi penegakan hukum juga harus dibenahi untuk mencapai Indonesia emas. Ganjar mencontohkan, pemerintah harus memberikan pendidikan antikorupsi sejak dini agar masyarakat dibekali untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan negara.
“Jika penegakan hukum lemah dan ada korupsi di kalangan jemaah, sistem tidak bisa merespons. Ini masalah yang harus kita selesaikan nanti, tapi hukuman saja tidak cukup, pencegahan lebih baik,” ujarnya.(*
)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Toha Rosid, Buruh Ciamis yang Tersengat Listrik di Tumpukan Baja
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Tak Sekadar Tradisi, Wastra Indonesia Punya Potensi Jadi Produk Mewah di Fashion Global
-
Sinopsis 100 Days of Lies, Adu Akting Kim You Jung dan Jinyoung GOT7 di Drakor Spionase
-
Sempat Jadi Omongan, Gubernur Rudy Mas'ud Kenalkan sang Istri sebagai Noni Belanda
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Ulasan Novel Dawuk, Melawan Prasangka dan Stigma Buruk di Masyarakat