/
Rabu, 20 September 2023 | 06:02 WIB
Ganjar Pranowo di dialog UGM (instagram)

SUARA SUMEDANG- Bakal Calon Presiden (baca pres) PDIP Ganjar Pranowo menyampaikan gagasannya saat menghadiri acara dialog “3 Baca Pres Bicara Ide” yang digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut Ganjar mendoakan Indonesia bisa memiliki perekonomian yang baik, bahkan booming pada tahun 2045.

“Kita akan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang percaya diri dan berada pada jalur yang benar, optimisme tersebut harus dibangun menjadi mimpi. Sekitar tahun 2045, peringatan 100 tahun berdirinya Indonesia, atau kembali sekitar tahun 2050, perekonomian kita setidaknya  akan mengalami lompatan, dari peringkat 17 menjadi peringkat 4,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, sukses Indonesia bergantung pada generasi muda saat ini. Meski demikian, ia menyebutkan 6 pilar yang masih menjadi tugas untuk mencapai Indonesia Emas.

Ganjar mengatakan Indonesia memiliki keunggulan demografi yang sangat menjanjikan. Hingga 44% kelas menengah dan 69% angkatan kerja produktif. “Itu aset yang tidak main-main, jadi saat ini itu yang memang perlu kita persiapkan untuk menuju ke sana, persiapkan dengan baik,” ujarnya.

Transformasi pertama yang sedang dipersiapkan adalah mengenai pangan dan harus dilaksanakan oleh Indonesia. Inovasi dan stabilisasi komoditas, termasuk mengaktifkan birokrasi untuk memantau ketersediaan, pasokan dan permintaan.

Memperkuat sentra produksi bahan pokok dan menyeimbangkan impor dan ekspor pangan.

Kedua, bicara soal lingkungan hidup, Ganjar mendorong Indonesia untuk memulihkan alam  dengan mengurangi emisi dan menerapkan ekonomi hijau dan ramah lingkungan.

“Energi yang mencemari tentu ditolak, tapi energi apa yang terbarukan? Jadi disinilah kecepatan dan akselerasi untuk membangun tidak lagi cukup hanya mengandalkan manusia.“Kami membutuhkan alat,” katanya.

Baca Juga: Momen Haru Nagita Slavina Nangis di Pesawat Tak Tega Tinggalkan Rafathar dan Rayyanza

Ganjar mengatakan dunia digital dapat membantu akselerasi berbagai sektor, termasuk sektor perekonomian.

Selain itu, dunia pendidikan dan kesehatan juga harus diperhitungkan untuk mencapai Indonesia emas. Ganjar mengatakan, pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk memberikan modal sehat kepada masyarakat  Indonesia.

Terakhir, transformasi penegakan hukum juga harus dibenahi untuk mencapai Indonesia emas. Ganjar mencontohkan, pemerintah harus memberikan pendidikan antikorupsi sejak dini agar masyarakat dibekali untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan negara.

“Jika penegakan hukum lemah dan ada korupsi di kalangan jemaah, sistem tidak bisa merespons. Ini masalah yang harus kita selesaikan nanti, tapi hukuman saja tidak cukup, pencegahan lebih baik,” ujarnya.(*
)

Load More