Akhmad Anang Syaifuddin mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi ketua DPRD Kabupaten Lumajang.
Dirinya melakukan ini karena dianggap sudah mencoreng nama baik lembaga.
Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengumumkan pengunduran diri karena kesalahannya saat melafalkan Pancasila di depan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat akan melakukan unjuk rasa penolakan kenaikan BBM beberapa waktu lalu.
Kronologi dimulai ketika Anang memimpin para anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lumajang yang akan melakukan demo menolak kenaikan harga BBM.
Dari video yang sudah tersebar di internet, awalnya Anang dengan percaya diri melafalkan Pancasila.
Namun, saat dirinya melafalkan Pancasila sila keempat, Anang salah menyebutkan isi sila dan langsung mendapatkan koreksi dari anggota HMI yang berada di tempat.
Anang yang melakukan kesalahan tersebut langsung ditegur oleh pemimpin HMI.
Dia mengaku dirinya sempat merasa grogi karena berbicara di depan ratusan peserta demo dan merasa seolah-olah dirinyalah yang sedang di demo.
Video kesalahan pelafalan ini mendapatkan banyak atensi dari publik.
Baca Juga: Vokalis Band Geisha Ganti, Momo Jelaskan Alasan Didepak dari Band
Publik menilai kesalahan yang dia buat merupakan kesalahan yang sangat fatal, terutama karena dirinya merupakan pejabat di lingkup masyarakat.
Melihat situasi yang tidak kondusif ini, Anang memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi DPRD.
Pengunduran diri ini disampaikan pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Lumajang pada Senin (12/9) lalu.
Pengunduran Anang dari DPRD menggegerkan semua peserta rapat.
Pengunduran diri ini didasarkan dari kesalahannya yang tidak dapat melafalkan Pancasila pada saat menemui para pengunjuk rasa beberapa saat yang lalu.
Ia berharap kesalahannya itu dapat menjadi pembelajaran bagi anggota dewan lainnya untuk selalu menjaga citra dan nama baik wakil rakyat.
Selanjutnya, Anang meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas kekhilafan yang pernah ia lakukan.
Meski begitu, pengunduran dirinya masih belum tertulis.
Ia meminta sekretarisnya untuk membacakan surat pengunduran dirinya dibacakan secara tertulis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
Ketika Rakyat Patungan Membangun Jembatan, Apa Prioritas Negara?
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
5 Fakta Baru Sidang Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Kades Ungkap PT KIM Bukan Kelompok Tani
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan
-
Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan