Pierre Emerick Aubameyang akan menjadi harapan Chelsea saat bertemu Arsenal pada match day ke-15 yang akan berlangsung ada Sabtu Minggu (6/11/2022) pukul 19.00 WIB di Stamford Bridge.
Mantan pemain FC Barcelona itu saat ini akan menjadi kunci permainan Chelsea saat menghadapi Arsenal nanti. Pelatih Graham Potter juga telah menganalisis area di mana timnya harus meningkatkan untuk mengalahkan Arsenal.
Setelah kekalahan mereka melawan Brighton 4-1 pekan lalu, Potter dengan rencananya untuk pertandingan kandang mereka melawan Arsenal akan menarik perhatian. Selama ini, Potter sering memainkan formasi kesukaany yakni 3-4-2-1 sejak tiba di Stamford Bridge.
Sementara itu di sisi lawan, lini tengah Arsenal dalam performa yang sangat baik. Trio Thomas Partey, Xhaka, dan Odegaard diberi waktu dan ruang untuk mendikte permainan dengan distribusinya, Arsenal selalu terlihat sebagai tim yang lebih baik.
Dalam 3-4-2-1 Chelsea, tidak ada individu yang jelas yang bisa ditugaskan untuk membelenggu Partey, selain Pierre-Emerick Aubameyang atau Kai Havertz , yang turun dari posisi striker.
Jika Chelsea mulai dengan pasangan lini tengah dua orang, mereka juga akan berjuang untuk mendekati dia tanpa meninggalkan pemain di belakang mereka rentan. Karena alasan ini, tidak mengherankan jika Potter memilih untuk mengubah bentuknya.
Di Brighton , ia kadang-kadang menggunakan 3-5-1-1 dan 3-3-3-1, yang setidaknya di atas kertas, adalah formasi yang paling cocok untuk mengatasi lini tengah The Gunners.
Aubameyang akan bersemangat untuk membuat tanda melawan rekan satu timnya yang lama. Pemain berusia 33 tahun itu tampil mengesankan ketika mencetak gol di kandang dan tandang melawan AC Milan di Liga Champions UEFA dan dia juga mencetak gol pada debutnya di Liga Inggris untuk Chelsea, dalam kemenangan 2-1 di Crystal Palace.
Aubameyang berkembang pesat saat menerima servis awal sebelum pemain bertahan dan juga berbahaya dari transisi cepat, yang harus diciptakan oleh Chelsea.
Baca Juga: Kecepatan Darwin Nunez Jadi Ancaman Lini Belakang Tottenham
Chelsea terletak 10 poin di belakang Arsenal menjelang kick-off dan itu terutama karena kurangnya konsistensi di kedua ujung lapangan.
Data gol yang diharapkan menunjukkan pasukan Potter beruntung tidak kebobolan lebih sering dari permainan terbuka dan. di sisi lain lapangan, mereka telah berjuang keras untuk menciptakan peluang yang jelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Vakum 7 Bulan, Program Musik Mingguan 'The Show' Umumkan Kembali Tayang
-
5 Skincare Somethinc untuk Hempas Flek Hitam Usia 45 Tahun agar Wajah Glowing
-
6 Tips Mencuci Celana Jeans agar Warnanya Tidak Pudar, Sederhana tapi Kerap Terlewat
-
Sempat 'Kagok' Usai Rujuk, Leo/Daniel Hajar Wakil China di 16 Besar Thailand Open 2026
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
20 Episode Penuh Teror Mouse: Saat Monster Tak Selalu Berwajah Seram
-
Update Investigasi Kecelakaan Maut Kereta Api Bekasi: KNKT Ungkap Peran 'Black Box' Taksi Listrik
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan