Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyatakan bahwa didikan yang diberikan oleh keluarga sejak kecil dapat mempengaruhi terjadi atau tidaknya kekerasan pada anak.
“Anak adalah anugerah yang harus kita lindungi, yang harus kita rawat dengan sebaik-baiknya demikian dengan kalian. Harapan saya, kalian punya masa depan dan harapan yang besar,” kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga saat meninjau Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Sabtu.
Bintang menuturkan bahwa kekerasan adalah sesuatu yang harus dihindari dalam memberikan proses pembelajaran pada anak. Sebab keluarga menjadi pendidikan yang pertama kali diterima oleh anak.
Tumbuh dan berkembangnya anak, kata dia, akan diawali dan ditentukan oleh jenis pengasuhan yang diterapkan dalam keluarganya. Jika orang tua menanamkan sikap keras sejak anak masih usia dini, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang jauh lebih keras.
Saat menjawab salah satu pertanyaan anak dalam LPKA, Bintang mengaku tidak pernah melakukan kekerasan pada anaknya. Kekerasan hanya akan memberikan dampak buruk dalam jangka panjang yang menyakiti anak.
Bintang memberikan contoh dalam kesehariannya menerapkan sistem pengasuhan berupa pencicilan atau pemotongan uang saku ketika sang anak menginginkan sesuatu di luar kebutuhan sekolah atau minatnya, meskipun dia bisa memfasilitasi dengan berbagai bentuk kemewahan yang ada.
"Orang tua dan lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak dan mencegah terjadinya kekerasan," katanya. Bintang mengatakan bahwa orang dewasa seharusnya membantu anak untuk membangun komitmennya dalam mewujudkan cita-cita yang diinginkan.
Menurut Bintang, kedisiplinan untuk hidup menjadi hal yang sangat penting untuk ditanamkan pada anak. Dengan demikian, anak akan memahami bahwa semua hal yang diinginkan membutuhkan kerja keras dari hasil jerih payahnya.
“Saya sendiri dalam pendidikan anak, yang saya lakukan lebih mengarahkan bagaimana mereka menjalani hidup kemudian tidak ikut di dalam tren-tren di masa kini. Itu lebih dalam pemenuhan kebutuhannya apakah itu kebutuhan atau keinginan, itu adalah dua kata kunci,” ujarnya.
Baca Juga: Kemarin Ngaku Gak Kenal, Kini Denise Chariesta Minta Follback Ayu Dewi: Cuma Mau Temenan..
Oleh karenanya, Bintang mengajak semua pihak untuk menghentikan kekerasan pada anak, terutama yang ada dalam rumah tangga. Sehingga keluarga berkualitas dapat dibentuk dengan memberikan pengasuhan yang sehat dan baik melalui kerja sama antara ayah dan ibu.
“Kekerasan harus kita tolak keras-keras. Ketika kita bicara pengasuhan ini menjadi tanggung jawab ibu dan ayah, sehingga kita bisa membentuk keluarga berkualitas,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Mengapa Anak di Bawah Umur Masih Bisa Masuk Tempat Hiburan Malam di Pontianak?
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
5 Fakta Mengapa Persija Memilih Shin Tae yong, Nomor 3 Paling Ditunggu Jakmania
-
6 Fakta Miris Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang
-
Kasus Bocah Jasinga Tewas Diserang Anjing, Polisi Tetapkan Pemilik Berinisial Y
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer
-
Apa Itu Jakarta Urban Knowledge Hub? Inisiatif yang Disiapkan untuk Masa Depan Jakarta
-
Biang Kerok Polusi Udara di Tangerang
-
Viral Pesta Gay di Karawang, Polda Jabar Tetapkan 3 Tersangka Terkait Video Cabul