Wakil Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Monica Desidaria mengapresiasi langkah kerja sama yang dilakukan PSSI bersama dengan UEFA dalam program UEFA Assist bertemakan Football for Women.
Monica mengatakan program ini sangat bagus dan bermanfaat untuk membantu menambah pengetahuan dan perkembangan mengenai sepak bola wanita di Tanah Air.
“Program yang diinisiasi oleh PSSI bekerja sama dengan UEFA ini benar-benar dapat menambah pengetahuan, menguatkan kami sebagai wanita untuk tetap tegar dalam mengurus, mengatur dan mengembangkan sepak bola wanita di Indonesia dengan modul-modul yang dijelaskan oleh UEFA dan ini sangat berguna,” katanya.
“Apalagi kami semua peserta dibimbing oleh tiga orang ahli dari UEFA sebagai pemateri selama beberapa hari ke depannya, dan begitu banyak hal yang bisa dipelajari," tambahnya.
Monica berharap kolaborasi dan komunikasi yang sudah dibangun dalam acara ini tak berhenti saat acara ini selesai. "Kami bisa terus tetap berkomunikasi secara rutin, dengan semua yang ada di acara ini. Agar kedepannya, sepak bola wanita di Indonesia bisa menjadi lebih baik, kuat dan hebat," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui
PSSI kembali berkolaborasi dengan UEFA dengan menggelar acara UEFA Assist yang kali ini bertema Football for Women terkait pengembangan sepak bola wanita untuk Indonesia. Kegiatan berlangsung dari tanggal 24 - 27 November 2022 di Hotel Century, Jakarta.
Program ini diikuti oleh perwakilan stakeholders sepak bola yang berkecimpung di sepak bola wanita, PSSI, ASBWI dan beberapa perwakilan klub. Mereka diberikan materi oleh tiga perwakilan UEFA, yakni Chris Milnes (UEFA International Relations Project Specialist), Monika Staab (UEFA Assist Expert) dan Jules McGeever (UEFA Assist Expert).
Ini adalah kali keduanya UEFA Assist melakukan kolaborasi dengan PSSI. Sebelumnya, mereka mengadakan League Development Program (LDP) terkait pengembangan liga dan workshop peningkatan kapasitas klub dari tanggal 19-22 November di tempat yang sama.
Baca Juga: Agensi Umumkan Chuu Dikeluarkan dari Loona, Fans Meradang: Semena-mena!
Topik-topik yang dibawakan kali ini menarik antara lain mengenai kepemimpinan wanita di dunia sepak bola, berkarier di sepak bola wanita, mengembangkan kemampuan sepak bola wanita, administrasi, membangun hubungan baik dengan stakeholders, terutama dengan pemerintah, marketing, mengembangkan nilai komersial, investasi sektor publik, pengembangan pemain akar rumput di sepak bola wanita, kompetisi, dan operasional dalam kompetisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Semen Gresik Bagikan Hadiah Utama 3 Motor Matic kepada Sopir Hebat dengan Poin Tertinggi
-
Sengketa Hotel Sultan: Jejak PT Indobuildco dan Kontroversi Dinasti Bisnis Sutowo
-
Jawab Moodys, Purbaya Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan
-
Novel Orang-Orang Proyek: Potret Korupsi yang Membumi
-
Hilang 21 Hari, Pendaki Asal Colomadu Ditemukan di Wilayah Mistis Bukit Mongkrang, Ini Kondisinya
-
Bukan Fase Grup Lagi, Adam Alis Tekankan Persib Harus Maksimal di 16 Besar ACL 2
-
Pramono Meradang Pelajar Siram Air Keras Acak di Cempaka Putih: Tindak Tegas, Tak Ada Kompromi!
-
Target Piala Dunia 2028, FFI Mantap Pertahankan Hector Souto
-
Bocoran Pengembangan Film BioShock, Bakal Diadaptasi dari Game Pertama
-
Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000