Tak hanya Nagita Slavina, Aurel Hermansyah pun dikenal sebagai sosok artis yang sering menggunakan pakaian dengan harga fantastis.
Bahkan, istri Atta Halilintar ini juga sering berkumpul dengan berbagai selebriti lain yang memang dikenal suka pakai barang branded.
Baru-baru ini, Aurel Hermansyah membagikan foto dirinya berkumpul dengan selebriti yang sering disebut dengan Geng Cendol.
"Cendooollss," tulis Aurel dalam caption foto yang diunggah Senin (28/11/2022).
Dalam foto unggahannya, terlihat beberapa yang datang ke pertemuan tersebut seperti Ayu Dewi, Nagita Slavina, Ashanty, Luna Maya, Wulan Guritno, Ririn Ekawati, Paula Verhoeven, hingga dr Feni. Geng Cendol ini tampak sedang makan malam bersama sambil berkumpul silaturahmi.
Sementara itu, warganet justru menyebutnya sebagai perkumpulan emak-emak sosialita. Apalagi selebriti dalam foto-foto tersebut memang dikenal sering menggunakan barang-barang dengan harga yang fantastis.
Sama halnya dengan Aurel Hermansyah, dalam pertemuan tersebut ibunda Ameena ini memakai kemeja bermotif dengan harga yang fantastis.
Geng Cendol sendiri diketahui berisikan 14 anggota di antaranya Titi Kamal, Nagita Slavina, Ashanty, Ririn Ekawati, Olla Ramlan, Luna Maya, Ayu Dewi, Wulan Guritno, Tya Ariestya, dr Feni, Wanda Hara, Nia Ramadhani, Aurel Hermansyah, dan Paula Verhoeven.
Mengutip Instagram fashion keluarga Atta Halilintar, Aurel Hermansyah memakai Louis Vuitton Stripe Monogram Panama Shirt yang dibanderol dengan harga 3.100 dolar atau setara dengan Rp 34,1.
Baca Juga: Investasi Jadi Rebutan Kala Resesi, Jokowi: Jangan Hilang Gara-gara Salah Treatment
Melihat harga baju yang dikenakan Aurel Hermansyah itu, beberapa warganet langsung terkejut. Ada warganet yang menuliskan gajinya akan menjerit lihat harga baju yang dikenakan istri Atta Halilintar ini. Sementara itu, ada juga yang berkomentar kalau Aurel Hermansyah memang sudah kaya dari keturunan.
"Menjerit amprah gajiku lihat harga bajunya," tulis salah seorang warganet di kolom komentar
"Wii keren banget Aurel pake ini, apalagi harganya wow, semoga kita kecipratan rezeki," komentar warganet lainnya.
"Masyaallah ini bener gak sih harganya, cantik banget secantik yang pakai," tulis warganet lainnya.
"Orang kayak aseli ini, dari kakek nenek, ibu bapak,, wajar," komentar warganet lainnya.
"Ampong harganyaa," tulis lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian