Bek timnas Prancis Raphael Varena mengatakan bahwa Prancis pulang dengan kepala tegak walaupun mereka gagal untuk mempertahankan gelar Piala Dunia setelah kalah dari Argentina dalam drama adu penalti di partai final semalam.
"Kami sangat kecewa tentunya, kami memberikan segalanya. Kami harus menghadapi banyak rintangan selama kompetisi, kami tidak menyerah," kata Varane.
"Selama satu jam kami tidak dalam permainan. Kami juga bisa menang. Saya sangat bangga dengan grup ini dan menjadi orang Prancis. Kami tetap menegakkan kepala. Kami kembali dalam permainan ini ketika itu rumit," imbuhnya.
"Kami mendorong dan kami percaya sampai akhir. Kami hampir membalikkan permainan yang tidak berjalan dengan baik. Ada kekuatan mental di grup ini, banyak hati. Itu memungkinkan kami untuk kembali dalam permainan ini. Kami kecewa tapi juga bangga," kata pemain Manchester United itu.
Argentina adalah tim yang lebih baik di babak pertama dan memimpin 2-0 di babak pertama sebelum Mbappe yang memenangkan Sepatu Emas untuk gol terbanyak di turnamen, membawa mereka menyamakan kedudukan dengan gol di menit ke-80 dan ke-81 pertandingan, yang mana Perancis kapten Lloris digambarkan sebagai pertandingan tinju.
"Argentina memulai dengan bagus, agresif, menggunakan semua aspek permainan. Kami sedikit reaksioner sepanjang malam," kata Lloris.
Prancis juga lolos ke final setelah beberapa pemain melewatkan sesi latihan karena sakit selama seminggu terakhir, tetapi Lloris menolak menggunakan itu sebagai alasan.
"Kami tidak akan membuat alasan, kami memberikan segalanya. Anda harus memberi selamat kepada para pemain karena kami tidak menyerah sampai akhir," ujarnya.
Manajer Didier Deschamps mengatakan timnya patah hati setelah nyaris melakukan comeback yang luar biasa untuk mengulang sebagai juara Piala Dunia.
Baca Juga: Profil Lionel Scaloni: Sosok Coach Berprestasi Berhasil Bawa Messi Cs Juara Piala Dunia 2022
"Kami bangkit dari jurang, itulah yang membuat kami sangat menyesal," kata Deschamps, yang membawa Prancis meraih gelar pada 2018, dalam konferensi pers.
"Kami mendapat bola Piala Dunia di menit terakhir tetapi itu tidak dimaksudkan. Jika kami tertinggal 2-0 dan kemudian kami kalah 3-0, itu berbeda. Anda mengatakan 'bravo' ke Argentina dan hanya itu," ujarnya.
"Saya masih mengucapkan selamat kepada mereka, mereka memainkan permainan yang hebat, dengan sedikit permainan, tapi kami mengharapkan itu dan itu tidak mengambil keuntungan apapun dari kemenangan mereka," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli