Fans Argentina turun ke jalan-jalan di Buenos Aires menyusul kemenangan adu penalti mereka di final Piala Dunia 2022 atas Prancis pada Minggu malam.
Dalam pertandingan menegangkan di Stadion Lusail di Doha, Qatar, Lionel Messi membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia ketiga mereka setelah mengalahkan juara sebelumnya Prancis 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 3-3 setelah perpanjangan waktu.
"Saya tidak percaya! Itu sulit, tapi kami berhasil, terima kasih kepada Messi," kata Santiago, 13 tahun, saat merayakan kemenangan bersama keluarganya di depan rumah Buenos Aires yang dulunya milik mendiang ikon sepak bola Diego. Maradona, yang memimpin tim pada tahun 1986.
Membawa bendera, topi, dan kaus biru-putih ikonik negara itu, Argentina mengambil alih pusat kota Buenos Aires dan tempat-tempat ikonik lainnya dalam beberapa menit setelah kemenangan. Di seluruh negeri, perayaan lain pecah.
"Itu adalah pertandingan yang luar biasa, kadang-kadang menyedihkan," kata Diego Aburgeily yang berusia 46 tahun, yang mendukung tim nasional dari pinggiran Buenos Aires. "Tim ini membuat orang jatuh cinta pada mereka untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade," ujarnya.
Tim Amerika Selatan yang kalah di final turnamen melawan Jerman pada 2014, belum pernah memenangkan Piala Dunia sejak 1986. Namun kebangkitan tim tersebut telah memacu dukungan yang besar di Argentina.
"Ini adalah kegembiraan yang luar biasa setelah begitu banyak ketegangan," kata Nicolas Piry, seorang pengacara berusia 46 tahun kepada media.
"Keharmonisan antara tim, dipimpin oleh seorang pemimpin yang bermain di level yang membuatnya menjadi yang terbaik di dunia, dan kondisi para pemain secara umum membawa kami ke kesuksesan yang memang layak ini. Ayo maju Argentina!" dia menambahkan.
Messi yang berusia 35 tahun mencetak dua gol untuk Argentina, sedangkan Angel Di Maria mencetak satu gol lagi. Kylian Mbappe (23) adalah satu-satunya pencetak gol untuk Prancis, mencetak hattrick.
Baca Juga: Peringati Hari Migran Internasional, Partai Buruh Bakal 'Geruduk' Kantor Kemenaker Hari Ini
Kemenangan terakhir mengukuhkan status Messi sebagai legenda di kalangan Argentina, dengan pertandingan hari Minggu diharapkan menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia untuk Argentina.
Berita Terkait
-
Messi Kembali Pecahkan Rekor Dunia Usai Bawa Argentina Juara Piala Dunia 2022
-
Menakjubkan! Kota Kelahiran Lionel Messi Jadi Lautan Manusia Usai Argentina Juara Piala Dunia 2022
-
Varane: Prancis Pulang dengan Kepala Tegak
-
Membedah Keputusan VAR Argentina vs Prancis: Penalti Di Maria, Kartu Merah Otamendi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
-
Dentuman dari Loteng yang Terkunci
-
Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Menurut Hukum Islam
-
Heboh Siswi SMP di Siak Sebar Foto Tak Senonoh Temannya lewat WA
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
-
Administrasi yang Membunuh: Menggugat Kaku Birokrasi dalam Tragedi di NTT
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua