Dosen Kajian Islam di University of Exeter, Dr Mustafa Baig menjelaskan mengapa presiden FIFA Gianni Infantino dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani memberikan jubah dan mengenakannya kepada Lionel Messi.
Dr Baig mengatakan bisht adalah jubah formal yang dikenakan oleh keluarga kerajaan, pejabat, calon pengantin pria pada hari pernikahan mereka, dan wisudawan pada upacara wisuda.
"Hanya beberapa orang terpilih yang benar-benar akan memakai bisht," katanya kepada awak media. "Mereka pada dasarnya menghormatinya (Messi) dengan meletakkannya di atas bahunya. Ini seperti tanda kehormatan, dan semacam penyambutan budaya dan penerimaan budaya," jelasnya.
Dr Baig mengatakan itu juga mewakili pakaian nasional Qatar tetapi hanya pada acara-acara penting. "Ini adalah acara puncak," katanya. "Maksudku, mungkin tidak ada acara yang lebih besar, jadi mereka memberikannya sebagai tanda kehormatan," tambah dia.
Dr Baig juga mengatakan dia melihatnya sebagai pelukan hangat untuk Messi dari mereka. dan mengatakan bahwa itu adalah hal yang cukup keren untuk dilakukan Qatar dan pemikiran cerdas atas nama mereka.
Sementara itu, reaksi juga berdatangan atas kejadian tersebut seperti yang dilontarkan oleh mantan bek Argentina Pablo Zabaleta tidak senang dengan posisi yang ditempatkan Messi. "Mengapa? Tidak ada alasan untuk melakukan itu." kata dia.
Kemudian, mantan striker Inggris Gary Lineker menambahkan: "Tampaknya memalukan, bahwa mereka menutupi Messi dengan seragam Argentinanya," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123