/
Rabu, 21 Desember 2022 | 14:07 WIB
Jutaan penggemar memadati jalan-jalan Buenos Aires untuk mengikuti parade kemenangan timnas Argentina. (Marcelo Endelli/Getty Images)

Skuad Argentina terpaksa harus dialihkan menggunakan helikopter dari bus parade mereka pada saat perayaan keberhasilan mereka menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar di sepanjang jalan Buenos Aires pada Selasa (20/12/2022) kemarin. 

Skuad Argentina terpaksa dialihkan karena keadaan yang tidak kondusif. Jutaan penggemar Argentina tumpah ruah di sepanjang jalan, memadati setiap sudut jalan di Burnos Aires. 

Dari rekaman media sosial yang beredar, para penggemar berusaha meloncat ke bus parade yang ditumpaki oleh Lionel Messi dan kawan-kawan. 

"Juara Dunia terbang di seluruh rute dengan helikopter karena menjadi tidak mungkin untuk melanjutkan di darat karena ledakan kegembiraan rakyat, Mari terus merayakan dengan damai dan tunjukkan cinta dan kekaguman kita kepada mereka!" tulis juru bicara kepresidenan Gabriela Cerruti di Twitter.

Antusiasme masyarakat Argentina untuk menyambut kedatangan pahlawan mereka memang sudah terasa usai tim Tango berhasil mengalahkan Prancis melalui adu penalti. 

Sekitar tengah hari, jutaan orang telah berkumpul di pusat kota Buenos Aires, dengan jalan-jalan utama ditutup untuk pawai. Orang-orang mengangkat spanduk Messi dan mendiang ikon sepak bola Diego Maradona, memainkan alat musik dan memanjat tiang lampu atau halte bus.

Ibukota Argentina telah dalam mode pesta sejak kemenangan dramatis atas Prancis di final Piala Dunia yang telah membantu menutupi kesengsaraan ekonomi di negara Amerika Selatan yang berjuang melawan salah satu tingkat inflasi tertinggi di dunia.

Kemenangan tersebut membuat negara tersebut menjadi juara dunia untuk pertama kalinya sejak Maradona mengangkat trofi pada 1986 dan ketiga kalinya secara total.

"Ini gila, luar biasa, ini hal terbaik yang bisa terjadi pada Anda dalam hidup. Merupakan kegembiraan yang luar biasa melihat semua orang bahagia ini, bersama-sama, satu dengan yang lain, berpegangan tangan, saling berpelukan, berciuman. Kita semua satu hari ini," kata pekerja logam berusia 25 tahun, Matias Gomez. 

Baca Juga: 8 Pemain Inti Persib Dipastikan Absen, Persita Ogah Anggap Remeh

Bahkan pemerintah setempat langsung mengumumkan hari libur nasional untuk memungkinkan para penggemar merayakan kemenangan mereka. 

"Saya merayakan bagaimana orang-orang turun ke jalan untuk memberi penghormatan kepada tim nasional kami," kata Presiden Alberto Fernandez dalam sebuah posting di Twitter.

Load More