Skuad Argentina terpaksa harus dialihkan menggunakan helikopter dari bus parade mereka pada saat perayaan keberhasilan mereka menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar di sepanjang jalan Buenos Aires pada Selasa (20/12/2022) kemarin.
Skuad Argentina terpaksa dialihkan karena keadaan yang tidak kondusif. Jutaan penggemar Argentina tumpah ruah di sepanjang jalan, memadati setiap sudut jalan di Burnos Aires.
Dari rekaman media sosial yang beredar, para penggemar berusaha meloncat ke bus parade yang ditumpaki oleh Lionel Messi dan kawan-kawan.
"Juara Dunia terbang di seluruh rute dengan helikopter karena menjadi tidak mungkin untuk melanjutkan di darat karena ledakan kegembiraan rakyat, Mari terus merayakan dengan damai dan tunjukkan cinta dan kekaguman kita kepada mereka!" tulis juru bicara kepresidenan Gabriela Cerruti di Twitter.
Antusiasme masyarakat Argentina untuk menyambut kedatangan pahlawan mereka memang sudah terasa usai tim Tango berhasil mengalahkan Prancis melalui adu penalti.
Sekitar tengah hari, jutaan orang telah berkumpul di pusat kota Buenos Aires, dengan jalan-jalan utama ditutup untuk pawai. Orang-orang mengangkat spanduk Messi dan mendiang ikon sepak bola Diego Maradona, memainkan alat musik dan memanjat tiang lampu atau halte bus.
Ibukota Argentina telah dalam mode pesta sejak kemenangan dramatis atas Prancis di final Piala Dunia yang telah membantu menutupi kesengsaraan ekonomi di negara Amerika Selatan yang berjuang melawan salah satu tingkat inflasi tertinggi di dunia.
Kemenangan tersebut membuat negara tersebut menjadi juara dunia untuk pertama kalinya sejak Maradona mengangkat trofi pada 1986 dan ketiga kalinya secara total.
"Ini gila, luar biasa, ini hal terbaik yang bisa terjadi pada Anda dalam hidup. Merupakan kegembiraan yang luar biasa melihat semua orang bahagia ini, bersama-sama, satu dengan yang lain, berpegangan tangan, saling berpelukan, berciuman. Kita semua satu hari ini," kata pekerja logam berusia 25 tahun, Matias Gomez.
Baca Juga: 8 Pemain Inti Persib Dipastikan Absen, Persita Ogah Anggap Remeh
Bahkan pemerintah setempat langsung mengumumkan hari libur nasional untuk memungkinkan para penggemar merayakan kemenangan mereka.
"Saya merayakan bagaimana orang-orang turun ke jalan untuk memberi penghormatan kepada tim nasional kami," kata Presiden Alberto Fernandez dalam sebuah posting di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami