/
Jum'at, 23 Desember 2022 | 13:40 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll. ((Persija Jakarta))

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll menyatakan bahwa ia selalu mewaspadai setiap lawan yang akan dihadapi Persija termasuk salah satunya PSS Sleman.

Persija Jakarta sendiri akan menghadapi PSS Sleman dalam pertandingan pekan ke 17 di Stadion Manahan, Solo pada Jumat (23/12/2022) nanti sore pukul 15.00 WIB. 

Tim berjuluk macan kemayoran itu sebenarnya sedang dalam trend positif menjelang pertandingan nanti sore, mereka saat ini duduk di posisi kelima klasemen sementara BRI Liga 1 dengan perolehan 29 poin. 

Memenangkan dua pertandingan, dua kali seri dan hanya sekali kalah dalam lima laga terakhir. Sementara PSS Sleman berada di posisi ke 12, dengan perolehan 16 poin dari 16 laga. 

Namun, pelatih Persija Thomas Doll mengatakan bahwa ia tetap mewaspadai kekuatan tim PSS Sleman. 

Thomas Doll, bahkan mengomentari gol kemenangan yang dibuat oleh gelandang PSS, Jihad Ayoub, di partai vs Bali United. Gol tersebut dibuat dalam situasi tendangan bebas.

“Hal itu artinya ada pemain yang bisa membuat masalah untuk kami dari situasi tertentu. Tapi saya sudah katakan sebelumnya ke pemain kami perlu konsentrasi penuh siapa pun lawannya,” ucap Thomas.

Mantan pemain Lazio itu pun mengingatkan ke tim asuhannya untuk selalu berjuang mendapatkan poin penuh, terutama untuk laga melawan PSS. Sebab, pertandingan tersebut merupakan laga terakhir Persija di paruh musim pertama.

“Saat melawan Dewa United, tim saya sudah menunjukkan karakter yang sangat baik. Saya mau para pemain tidak pernah meremehkan lawan. Selain itu, saya pun mengingatkan tim untuk berjuang mendapatkan poin penuh,” ujar Thomas.

Baca Juga: Persib Terus Lakukan Pembinaan Terhadap Suporter

Selain itu, Persija juga punya misi lain yakni tetap berada di lima besar klasemen. Hal itu diungkapkan langsung oleh kiper mereka Andritany Ardhiyasa yang memastikan ia dan rekan-rekannya memiliki tekad yang kuat untuk menundukkan PSS. 

“Tentunya semua tim sangat berbahaya. Semua tim tak ada yang mudah dan kami anggap lemah. Kami dapat pengalaman dari Persik. Persik, maaf, mereka ada di papan bawah tapi mereka bisa menahan kami dan itu pembelajaran yang sangat bagus,” tutur Andritany di konferensi pers sebelum laga.

Pemain berusia 30 tahun itu menekankan bahwa Persija tak akan menganggap remeh PSS meski secara peringkat terpaut tujuh anak tangga. Macan Kemayoran berada di urutan kelima dengan  29 poin dan PSS di posisi dengan 16 poin.

“Mereka (PSS) pun menang melawan Bali United di pekan terakhir. Pasti kami akan konsentrasi penuh. Kami akan berusaha meraih tiga poin untuk tim dan suporter. 

Ini petandingan terakhir pada 2022 sehingga kami ingin menjaga asa di jalur juara. Paling tidak di masa liburan nanti kami tidak keluar dari lima besar,” kata Andritany melanjutkan.

Load More