Masih ingat dengan film Laskar Pelangi yang populer pada 2008? Film ini diangkat dari novel berjudul sama karya Andrea Hirata. Film ini mengisahkan perjuangan anak-anak di Pulau Belitung kejar cita-cita meski tak mendapat pendidikan memadai.
Di adegan film berdurasi 125 menit tersebut, muncul scene saat Ibu Muslimah yang diperankan Cut Mini gelisah di hari pertama penerimaan siswa baru.
Di film itu diceritakan bahwa SD tempat ibu Muslimah mengajar terancam tutup lantaran kurang satu siswa lagi sebagai peserta didik baru.
Dari film ini juga tergambar bagaimana kondisi bangunan SD yang sudah sangat tak layak. Kondisi kekurangan peserta didik baru untuk sekolah dasar ternyata tak hanya terjadi di film.
Hal sama juga dialami sebuah sekolah negeri di Kecamatan Balong Ponorogo, Jawa Timur. SDN Jalen di tahun ini tidak memiliki siswa baru.
Ya, di tahun ajaran 2023-2024 tidak memiliki siswa baru di kelas 1. Hal ini diungkap oleh kepala sekolah SDN Jalen, Dedy Adi seperti dikutip dari laporan BeritaJatim.com--jaringan Suara.com
Menurut Dedy, sekolahnya awalnya sempat mendapat dua siswa baru. Namun, dua siswa itu bisa lanjut bersekolah jika terdapat minimal lima peserta didik baru yang mendaftar.
“Ternyata hanya 2 siswa itu, ya dengan berat hati saya suruh untuk mencari sekolah lain,” katanya.
Disampaikan Dedy, bahwa SDN Jalen memang dalam beberapa tahun terakhir kekurangan siswa baru.
Baca Juga: PT Multisarana Intan Eduka Tbk Resmi IPO, Incar Pemasukan Rp45,9 Miliar
Saat ini, total siswa di SDN Jalen hanya 24 siswa. Dengan rincian, kelas 2 hanya 1 siswa, kelas 3 ada 3 siswa, kelas 4 ada 5 siswa. Kemudian kelas 5 ada 5 siswa dan kelas 6 sebanyak 10 siswa.
Pihak sekolah sudah berupaya untuk mencari siswa baru. Mulai dari mendatangi rumah calon siswanya. Bahkan guru di SDN Jalen sampai tawarakan seragam gratis dan tabungan untuk membeli buku senilai Rp 100 ribu. Bahkan, kata Dedy pihaknya juga menawarkan bantuan uang transportasi senilai Rp 150 ribu per bulan.
Sayangnya hal ini belum membuat orang tua mendaftarkan anaknya ke SDN Jalen.
Berita Terkait
-
Tampang Suprato, Ayah Jahat di Kediri yang Tega Bunuh Anak Kandung
-
Pikat Masyarakat Ngawi, Ganjar Pranowo Kasih Ponsel Gratis, Siti Fatimah Jadi yang Beruntung
-
Wisata Banyu Mili Wonosalam, Cocok Dikunjungi untuk Menghilangkan Penat
-
e-Pasir Stockpile Terpadu di Lumajang Diresmikan sebagai Pembayaran Pajak Berbasis Digital
-
Buntut Indikasi Kecurangan PPDB, DPR Usul Kurangi Jalur Zonasi dari 50 Persen ke 25 Persen
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak