Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, baru saja diresmikan awal bulan Agustus kemarin, bersamaan dengan itu, Maskapai Penerbangan Wings Air juga melakukan peresmian penerbangan komersial perdana rute Pondok Cabe-Purbalingga dan Pondok Cabe-Cepu Blora. Peresmian pada tanggal 5 Agustus 2022 tersebut, turut dihadiri Ketua MPR RI Bambang Soesatyo serta Dirjen Kemenparekraf.
Jadwal Penerbangan Komersial Wings Air di Bandara Pondok Cabe yang diresmikan adalah sebagai berikut;
1. Rute Pondok Cabe-Purbalingga setiap Jumat berangkat pukul 08.20 WIB
2. Rute Purbalingga-Pondok Cabe setiap Jumat berangkat pukul 09.50 WIB
3. Rute Pondok Cabe-Ngloram Blora setiap Jumat berangkat pukul 11.20 WIB
4. Rute Ngloram Blora-Pondok Cabe setiap Jumat berangkat pukul 13.15 WIB
Namun, baru dua pekan mengudara melalui Bandara Pondok Cabe, Wings Air resmi menghentikan penerbangan komersial yang memiliki jadwal seminggu sekali tersebut. Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Prihantoro menjelaskan, pihak maskapai terpaksa menghentikan penerbangan komersial di Bandara Pondok Cabe lantaran merugi. "Wings Air rute Pondok Cabe-Purbalingga PP dan Pondok Cabe-Cepu Blora PP selama ini dioperasikan dengan frekuensi terbang satu kali seminggu setiap Jumat, masih mengalami kerugian dikarenakan tingkat permintaan pasar dan jumlah penumpang masih rendah," kata Danang saat dikonfirmasi, Selasa (16/8/2022).
Penghentian dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan karena sepinya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan udara pada rute tersebut. Danang pun menambahkan, bahwa penghentian sementara layanan dan operasional penumpang domestik Jabodetabek melalui Bandara Pondok Cabe mulai hari Jumat, 19 Agustus 2022 hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"Untuk sementara ini, selama penghentian sementara, Wings Air menawarkan pilihan layanan penerbangan penumpang sewa tertentu atau charter. Wings Air menyampaikan permohonan maaf kepada calon penumpang masyarakat, pebisnis dan wisatawan serta pihak lain atas ketidaknyamanan yang timbul," jelas Danang. Keputusan penghentian penerbangan sementara dalam wilayah Jabodetabek–Jawa Tengah ini merupakan bagian langkah Wings Air dalam upaya penataan ulang dan kinerja rute berjadwal Pondok Cabe-Purbalingga PP dan Pondok Cabe–Cepu Blora PP. Wings Air berharap, rute penerbangan Pondok Cabe dapat dibuka kembali untuk mendongkrak pergerakan perekonomian di bandara-bandara terkait.
Baca Juga: Kabupaten Tangerang, Belasan Ribu Obat Disita dan 20 Toko Obat Ilegal Disegel
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark