Setelah Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, muncul pembahasan tentang nasib anak-anaknya. Menjadi perhatian khusus dikarenakan Putri dan Sambo memiliki anak yang masih berumur 1,5 tahun. Hal ini sempat membuat Seto Mulyadi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia memberikan saran kepada Polri untuk menjadikan Putri tahanan rumah, atau membuatkan tempat layak khusus anak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Berseberangan dengan saran Seto, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti memberikan saran untuk batita dari pasangan Sambo agar diasuh oleh keluarga terdekat. Retno menjelaskan, tata pengasuhan ini sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2017, anak batita dapat diasuh oleh keluarga terdekat bila orangtuanya menjalani hukuman penjara. "Kalau dalam PP No. 44 tahun 2017 tentang pengasuhan, keluarga terdekat pada 3 derajat, apakah kakek/nenek dan paman/bibi," kata Retno dalam keterangan Pers, Sabtu (27/8).
Ketika Seto dari LPAI menilai bahwa anak batita harus berada dekat dengan ibunya, meskipun di dalam penjara, Retno memiliki penilaian berbeda. Menurut Retno, tahanan dan penjara bukanlah tempat terbaik bagi anak. Untuk kepentingan terbaik bagi tumbuh kembang anak, maka anak sebaiknya dialihkan pengasuhannya kepada keluarga terdekat dari ayah atau ibunya.
"Anak batita tersebut sebaiknya di pastikan lebih dekat kepada siapa, disanalah anak tersebut ditempatkan, tapi sebaiknya bukan didalam sel tahanan," ujar Retno.
Retno juga menyampaikan, sekalipun batita tersebut masih membutuhkan ASI (Air Susu Ibu) dari ibunya, hal tersebut masih bisa dikondisikan meskipun tidak tinggal bersama. Retno menegaskan, "Bukan ikut ibunya jika ditahan/dipenjara nantinya. Jika masih menyusu ke ibunya, ASI bisa dipompa dan dikirimkan ke anaknya. Hal ini teknis yang mudah dilakukan,".
Perkataan Retno membuktikan bahwa benar KPAI berseberangan dengan Seto Mulyadi dari LPAI. KPAI tidak menyarankan anak batita Sambo untuk ditempatkan di Lapas bersama ibunya, melainkan yang terbaik adalah diasuh oleh keluarga terdekat.
Berita Terkait
-
TRENDING: Demi Anak-anak Sambo, Kak Seto Mengusulkan Putri Candrawathi Menjadi Tahanan Rumah
-
TRENDING: Giliran Kak Seto Dihujat Deolipa Yumara! Disebut Pansos Karena Perjuangkan Hak Anak-anak Sambo Untuk Dilindungi
-
CEK FAKTA: Profil Irjen Ferdy Sambo, Ayahnya Mantan Pejabat Polri, Anak-anaknya Calon Anggota Polri
-
Terjerat Kasus Polisi Tembak Polisi, Kata Kak Seto : Anak Ferdy Sambo Masih Bercita-cita Jadi Polisi
-
Imbas Kasus Brigadir J, Anak-anak Ferdy Sambo di Bully Warganet, Kak Seto Angkat Bicara
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bukan Sekadar Drama Aksi, Ini Alasan Trigger Wajib Kamu Tonton
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Live Medsos Saat Jam Kerja? Ini Sanksi Bagi ASN Lombok Tengah
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Gerakan Selamatkan Pangan di Daerah, Ini Hasilnya
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Jomlo Bahagia
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!