/
Rabu, 25 Mei 2022 | 14:03 WIB
Lyudmila Logvinenko/Pexels

Kegiatan itu dapat berupa ajakan bermain aktif, tidak sepeti saat mengajak mereka menonton yang termasuk kategori kegiatan pasif.

Dapat juga dengan mengajak anak mengobrol juga mengalihkannya dari menghisap jempol, bonusnya adalah meningkatnya kemampuan verbal dan kedekatan dengan anak.

Segera ingatkan dan hentikan ketika kita melihat anak menghisap jempol. Gunakan kata yang singkat misalnya 'jempol' atau 'ups!'.

"Berikan ekspresi netral dan hindari menunjukkan ekspresi marah atau kesal, apalagi sambil berteriak," tegas Nuri.

Tindakan mengingatkan anak agar tidak menghisap jempolnya dapat dilakukan secara bertahap. Terpenting terdapat peningkatan dari waktu ke waktu.

Kuncinya adalah konsistensi orang tua saat mendampingi, jangan lelah untuk mengingatkan anak dan hindari pembiaran meskipun hanya satu kali.

Berikan kalimat-kalimat penguat dan minta anak untuk terus mengulangi.

"Misalnya yang dimasukkan ke mulut hanya makanan, dan jempol bukan makanan. Atau jempol untuk diacungkan saat kita bilang sip. Bisa juga dengan kalimat aku sudah besar dan tidak menghisap jempol lagi. Dapat pula dicoba dilakukan di depan cermin untuk membantu menanamkan kalimat-kalimat itu ke dalam diri anak," lanjut Nuri.

Bila anak menghisap jempolnya setiap merasa cemas, takut atau sedih, oran tua dapat mengenalkan cara-cara lain untuk meredakan emosi negatifnya tersebut.

Misalnya dengan menceritakan apa yang anak rasakan, menarik nafas panjang, menangis hingga dia merasa lega, mencari solusi dan sebagainya.

Orang tua juga dapat memberikan pelukan, menjadi pendengar yang baik, mengalihkan ke hal lain yang menyenangkan dan seterusnya.

Tunjukkan bahwa orang tua mengerti apa yang anak rasakan. Namun orang tua harus percaya bahwa anak bisa menghentikan kebiasaan ini.

"Memberikan reward atas upayanya juga tidak dilarang, selama reward itu menjadi bonus bukan tujuan utama. Bisa dalam bentuk apresiasi, ungkapan kebanggaan, atau benda dan kegiatan yang ia sukai," ungkap Nuri.

Orang tua disarankan dalam mengingatkan anak agar tidak menghisap jempol melakukan tidakan kekerasan, semisal memukul atau menyentil.

Meski ampuh, tetapi cara itu bisa menimbulkan trauma pada anak.

Load More