TANTRUM - Bayi kembar siam dempet dada dan perut asal Kabupaten Sukabumi, Zaina dan Zahira berhasil dipisahkan oleh tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Operasi pemisahannya sendiri keseluruhan memakan waktu hampir 7 jam itu dimulai dari proses operasi insisi kurang lebih 3 jam 17 menit.
"Membutuhkan waktu 3-4 jam untuk melanjutkan proses operasi hingga selesai. Kondisi bayi saat menjalani operasi cukup stabil," ujar Ketua Tim Kembar Siam RSHS, dr. Dikki Drajat Kusmayadi ditulis Bandung, Kamis, 26 Mei 2022.
Dikki menjelaskan bayi kembar siam dempet dada dan perut ini termasuk jenis conjoined twin thoracoompalophagus, yakni kembar siam yang menempel bada bagian dada dan perut.
Kendala berarti saat proses operasi adalah pemisahan organ liver dan selaput jantung yang menempel.
"Alhamdulillah bisa dilakukan. Pada penutupan kulit cukup untuk ditutup," kata Dikki.
Dikki menerangkan pada dinding dada juga memerlukan sedikit alat penambal karena terbuka. Tetapi bisa dilapisi dengan alat penambal tersebut dan tertutup dengan baik.
Dikki menambahkan masing- masing organ bayi normal. Organ liver yang berdempetan, tetapi masing-masing mempunyai sistem saluran empedu dan darah.
"Ada juga pembuluh darah yang menyambung, tetapi bisa dipisahkan," ungkap Dikki.
Dikki berharap setelah operasi ini tidak ada operasi lanjutan. Namun tim dokter tetap melakukan observasi perkembangannya.
Obeservasi itu dilakukan untuk memantau alat penambal yang dipasang di tubuh bayi yang mungkin asing dibagian tubuh.
"Nah kedepan akan diobservasi respon dari tubuhnya, semoga baik," sebut Dikki.
Perkembangan kesehatan bayi kembar siam dempet dada dan perut usai operasu sedikit terkendala dengan detak jantung pada salah satu bayi.
Itu dijelaskan oleh Sekretaris Tim Dokter Kembar Siam, dr. Fiva Aprilia Kadi tetapi berhasil teratasi dengan baik dan setelah terpisah kondisi kedua bayi stabil.
"Paska operasi bayi diobservasi antara 7-10 hari, mudah-mudahan lebih cepat jika penyembuhan lukanya lebih baik," terang Fiva.
Tag
Berita Terkait
-
Akhir Petualangan Dokter Predator, Priguna Anugerah Divonis 11 Tahun Penjara
-
Drama Predator Berjas Putih di RSHS Bandung, Dokter Priguna Dituntut 12 Tahun Penjara!
-
Akselerasi Pengembangan Daerah Industrialisasi Atsiri: Akademisi, Industri, dan Pemerintah Bersatu
-
Pemerkosaan di RSHS: Mengurai Benang Kusut Kekerasan Seksual di Indonesia
-
Geram Ulah Dokter Priguna Rudakpaksa Keluarga Pasien, Arzeti PKB Minta Pihak RS Juga Tanggung Jawab
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Belanja Sampai Tengah Malam Jelang Lebaran, Mal Ini Hadirkan Diskon Besar-besaran hingga 80%!
-
5 Rekomendasi HP Baterai 7.000 mAh Termurah 2026, Kuat 2 Hari Tanpa Charger
-
AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Setia Mudik ke Kampung Halaman dan Siagakan Ratusan Posko
-
Pemerintah Batasi Operasional Kendaraan Truk Tronton Selama Arus Mudik Lebaran
-
MacBook vs Laptop Windows: Mana yang Lebih Worth It untuk Dibeli?
-
Jelang Lebaran, Bea Cukai Antisipasi Lonjakan Arus Barang di Tanjung Priok
-
Kapan Truk Dilarang Melintas saat Lebaran 2026? Ini Jadwal dan Daftar Ruas Tolnya
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Maret 2026: Raih 20 Ribu Gems dan Kilas Balik 115-117
-
Tepis Isu Krisis Batubara di PLTU Jelang Lebaran, Bahlil Pastikan Pasokan Listrik Aman!
-
Kisah Salinem: Pengabdian Sunyi Abdi Dalem di Tengah Gejolak Sejarah Jawa