TANTRUM - Sebanyak 4 kesepakatan telah diteken oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan University of Nottingham dalam Letter of Intent (LOI) pada September 2021.
Kedua pihak menyepakati kerja sama timbal balik dalam bidang penelitian, pengembangan peta jalan kendaraan listrik, model bisnis, dan infrastruktur kendaraan listrik dalam negeri di Jawa Barat.
"Kami ingin membantu perusahaan-perusahaan menengah kecil berbasis teknologi dapat menjadi rantai pasok untuk kendaraan listrik," kata Asisten Profesor Teknik Kimia dan Lingkungan University of Nottingham, juga Koordinator UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences Bagus Muljadi ditulis Jumat, 27 Mei 2022.
Program ini kata Bagus, tentunya berkolaborasi dengan universitas yang ada di Indonesia.
Adapun riset yang akan dilakukan mencakup pengembangan model usaha stasiun pengisian kendaraan listrik dan implementasinya,
"Serta pemanfaatan energi baru terbarukan di Jawa Barat. Untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) direncanakan dilakukan dalam waktu dekat," ucap Bagus.
Pembahasan lanjutan kesepakan tahun lalu itu dilakukan dalam kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Kepala Dinas ESDM Provinsi Jabar dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.
Mereka bertemu dengan pihak University of Nottingham sebagai tindak lanjut dari penjajakan kerja sama penurunan emisi karbon di bidang transportasi.
Tag
Berita Terkait
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas
-
Misi Literasi di Pelosok Negeri: Ribuan Buku Baru untuk Anak Pedalaman, Buka Jendela Dunia
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat