/
Jum'at, 27 Mei 2022 | 19:29 WIB
suara.com

TANTRUM - Sebanyak 4 kesepakatan telah diteken oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan University of Nottingham dalam Letter of Intent (LOI) pada September 2021.

Kedua pihak menyepakati kerja sama timbal balik dalam bidang penelitian, pengembangan peta jalan kendaraan listrik, model bisnis, dan infrastruktur kendaraan listrik dalam negeri di Jawa Barat. 

"Kami ingin membantu perusahaan-perusahaan menengah kecil berbasis teknologi dapat menjadi rantai pasok untuk kendaraan listrik," kata Asisten Profesor Teknik Kimia dan Lingkungan University of Nottingham, juga Koordinator UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences Bagus Muljadi ditulis Jumat, 27  Mei 2022.

Program ini kata Bagus, tentunya berkolaborasi dengan universitas yang ada di Indonesia.

Adapun riset yang akan dilakukan mencakup pengembangan model usaha stasiun pengisian kendaraan listrik dan implementasinya,

"Serta  pemanfaatan energi baru terbarukan di Jawa Barat. Untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) direncanakan dilakukan dalam waktu dekat," ucap Bagus.

Pembahasan lanjutan kesepakan tahun lalu itu dilakukan dalam kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Kepala Dinas ESDM Provinsi Jabar dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat. 

Mereka bertemu dengan pihak University of Nottingham sebagai tindak lanjut dari penjajakan kerja sama penurunan emisi karbon di bidang transportasi.

Load More