TANTRUM - Gejala awal penyakit cacar monyet atau monkeypox dimulai adanya bruntus kemerahan di wajah, yang kemudian berubah menjadi berisi cairan seperti cacar, keruh, pecah dan jadi kropeng.
Berbeda dengan peyakit cacar lainnya yang menyerang daerah tubuh kemudian ke tungkai seperti lengan, penyakit monkeypox terjadi sebaliknya.
Menurut Kepala Kelompok Staf Medis Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Oki Suwarsa, pada saat bruntus kulit pecah diusahakan tidak terinfeksi oleh bakteri. Oki menegaskan pada fase tersebut faktor kebersihan wajib dijaga.
"Jadi kebersihan pada badan pun harus diperhatikan. Jadi mandi tetap mandi ya kemudian nanti tergantung situasinya, apakah kalau memang banyak kropeng - kropengnya penanganan di kulit biasanya kita berikan kompres," ujar Oki ditulis Bandung, Sabtu, 28 Mei 2022.
Oki menuturkan jika bruntus masih berupa gelembung berisi cairan, dapat diberikan terapi yang lain. Seperti terasa gatal maka akan diberikan obat pengurang rasa gatal.
Oki menegaskan cara perawatan monkeypox ini diutakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien.
"Asupan makanan yang bergizi ke dalam tubuh pasien virus monkeypox sangat diperlukan sebagai penunjang hidup," kata Oki.
Oki menjelaskan setiap penyakit yang disebabkan oleh virus, dapat dilawan oleh daya tahan tubuh selama asupan makanan dengan gizi seimbang terpenuhi.
Oki menuturkan sel - sel yang berperan dalam daya tahan tubuh, secara otomatis akan menyingkirkan virus yang masuk.
Selain makanan dengan gizi seimbang, mengkonsumsi suplemen vitamin dianggap dapat menunjang daya tahan tubuh dari serangan virus.
"Memang tidak ada pengobatan yang khsusus karena memang belum ada obatnya untuk cacar monyet ini. Jadi yang harus kita perhatikan keadaan umum pasien. Terapi supportive dilakukan agar tubuh si pasien itu, terutama imun seluruhnya itu meningkat dan bisa membunuh virus tersebut," ungkap Oki.
Seseorang dapat terpapar penyakit monkeypox, apabila kekebalan tubuhnya sedang menurun. Kategori kelompok yang rentan terpapar penyakit yang berasal dari monyet itu adalah anak - anak dan manula.
Berita Terkait
-
Akhir Petualangan Dokter Predator, Priguna Anugerah Divonis 11 Tahun Penjara
-
Drama Predator Berjas Putih di RSHS Bandung, Dokter Priguna Dituntut 12 Tahun Penjara!
-
Pemerkosaan di RSHS: Mengurai Benang Kusut Kekerasan Seksual di Indonesia
-
Geram Ulah Dokter Priguna Rudakpaksa Keluarga Pasien, Arzeti PKB Minta Pihak RS Juga Tanggung Jawab
-
Kasus Rudapaksa Keluarga Pasien di RS Hasan Sadikin, Singkap Fakta Ambiguitas Status Dokter PPDS
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo