TANTRUM - Seruak badai (strom surge) menjadi pemicu terjadinya banjir rob di pantai utara (Pantura) 23 Mei 2022 lalu.
Hasil analisis dari tim reaksi dan analisis kebencanaan Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (TREAK PRIMA BRIN), strom surge itu berupa hujan deras dan angin kencang terjadi secara persisten (menerus) di Laut Jawa sejak 19–22 Mei 2022.
"Badai ini terbentuk karena pola konektivitas atmosfer di wilayah tropis dan ekstratropis," ujar Ketua TREAK PRIMA BRIN Anis Purwaningsih ditulis Bandung, Sabtu, 28 Mei 2022.
Menurut Anis di wilayah ekstratropis itu terbentuk dua arus sungai di atmosfer (AR atmospheric river) yaitu di bagian utara bertepatan di negara Jepang dan selatan yaitu di negara Australia).
Anis menyebutkan fenomena AR biasa terjadi di wilayah ekstratropis yang menghubungkan atmosfer di atas laut dan darat melalui aliran arus di atmosfer dari laut menuju darat, yang diteliti dapat membangkitkan kejadian ekstrem berupa hujan deras.
"Kedua AR ini dihubungkan gelombang atmosfer bernama Boreal Summer Intra-Seasonal Oscillation (BSISO) yang sedang aktif di India dan Teluk Benggala juga penghangatan suhu permukaan laut dan atmosfer di selatan Indonesia," kata Anis.
Akibatnya tutur Anis, AR utara terpecah menjadi dua yaitu menuju Teluk Benggala dan Laut Tiongkok Selatan.
Kemudian AR Laut Tiongkok Selatan ini selanjutnya menuju Laut Jawa dan terhubung dengan AR Australia.
"Interaksi ini memicu badai vorteks yang secara persisten terjadi pada 20-22 Mei 2022," ucap Anis.
Anis menambahkan dinamika vorteks (pusaran) inilah yang menghasilkan seruak badai berupa awan konvektif skala meso dengan pola tapal kuda atau gill pattern yang saling terhubung.
Pola ini ucap Anis, menyebabkan massa udara lembab terkonsentrasi di barat Indonesia termasuk Laut Jawa.
"Pola Gill pattern juga ditunjukkan melalui data awan tumbuh yang terjadi secara cepat periode pukul 07.00-08.00 WIB pada 23 Mei 2022. Sehingga menyebabkan intensifikasi angin kencang di Laut Jawa," ungkap Anis.
Angin kencang berkecepatan lebih dari 10 m/detik inilah yang memicu kenaikan gelombang di Laut Jawa dekat pesisir utara Pulau Jawa dan berkontribusi menyebabkan banjir rob di Pantura.
Adanya hal itu, TREAK PRIMA BRIN menyimpulkan banjir di Pantura Jawa pada 23 Mei 2022 tidak disebabkan oleh faktor astronomis.
"Banjir juga kurang dipengaruhi oleh faktor oseanografis karena pantauan satelit menunjukkan gelombang yang lebih tinggi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa," tukas Anis.
Secara umum banjir rob dapat disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor sekaligus, seperti astronomis, oseanografis, meteorologis bahkan geologis.
Berita Terkait
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Kembali Lawan Persipal Palu, Kendal Tornado FC Pantang Remehkan Lawan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Bukan Sekadar Olahraga, Turnamen Padel di Pluit Satukan Dua Brand Berbeda Industri
-
Korupsi Lahan di Subang, Lima Pejabat Desa Cibogo Jadi Tersangka
-
5 Poin Penting Stadion Pakansari Porak-poranda Diterjang Angin Kencang
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Kontroversi: ICE Ambil Peran Kunci, Suporter Waswas?
-
Panas! Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Cabut Sanksi Rusia, UEFA Lawan Mati-matian
-
3 Skincare Cowok yang Bikin Wajah Cerah, Harganya Murah Meriah!
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
IIMS 2026 Bertabur Brand Dunia, Toyota Rilis 3 Mobil Hybrid EV Baru
-
Daftar Lengkap 24 Pejabat Baru Kabupaten Bogor yang Dilantik