TANTRUM - Anomali angin baratan dan anomali vorteks (pusaran) kemungkinan masih terus berlangsung di barat dan selatan Indonesia.
Untuk itu seluruh kawasan pantai di Jawa-Bali harus mewaspadai kenaikan elevasi air laut yang dapat memicu banjir rob.
"Banjir di darat pun berpotensi terjadi semakin meningkat, karena hujan di wilayah tengah dan selatan Jawa yang dikelilingi pegunungan. Lebih sering terjadi pada sore hari selama musim kemarau pada tahun ini," ujar Erma Yulihastin, Peneliti Klimatologi pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRIMA BRIN) ditulis Bandung, Minggu, 29 Mei 2022.
Erma mengatakan penguatan angin baratan di barat dan selatan Indonesia ini, berasosiasi dengan prakondisi pembentukan badai vorteks di Samudra Hindia, sebelah barat daya Jawa-Sumsel.
Badai vorteks yang terbentuk di selatan ekuator pada bulan Mei-Agustus 2022, sebenarnya juga tidak normal mengingat posisi semu matahari saat ini semakin bergeser ke utara.
"Fitur cuaca yang paling tegas menunjukkan terjadinya anomali cuaca adalah arah angin utama di permukaan yang mendominasi pada saat ini di wilayah barat-selatan Indonesia," ungkap Erma.
Erma menjelaskan angin permukaan yang terbentuk khususnya di atas wilayah Jawa bagian barat, seharusnya merupakan angin timuran karena pengaruh inisiasi monsun timuran yang biasanya mulai terbentuk pada bulan Mei 2022.
Namun ternyata angin utama yang terbentuk saat ini merupakan angin baratan.
"Komentar netizen mencoba menggambarkan kondisi cuaca yang terjadi saat ini di daerahnya, 'Mei rasa Januari',” kata Erma.
Anomali angin baratan ini bahkan mengalami penguatan disertai dengan peningkatan konsentrasi kelembapan.
Sehingga intensifikasi pembentukan badai di lautan kembali marak terjadi di Laut Jawa dan perairan selatan Jawa.
"Angin baratan yang mengalami penguatan ini juga berperan dalam membentuk aktivitas konvektif yang massif di atas lautan sejak tengah malam hingga dinihari," sebut Erma.
Pada dinihari bahkan hingga pagi hari, hujan badai di atas laut ini mengalami penjalaran ke darat. Sehingga karena didorong oleh anomali angin baratan yang semakin kuat.
Akibatnya hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Lampung dan Jabodetabek pada 28 – 29 Mei 2022.
"Kondisi ini mengindikasikan bahwa intensifikasi badai di lautan kembali terjadi yang dapat berkontribusi dalam memicu banjir di darat maupun banjir rob," tegas Erma.
Berita Terkait
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Sammy Simorangkir Bawakan Lagu Karya Badai di Konser 20 Tahun, Promotor Pastikan Royalti Dibayar
-
Banjir Rob di Semarang Bikin Tekor Rp848 Miliar: Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Laga Beda Misi, Ini Link Live Streaming Persiku Kudus vs Kendal Tornado FC
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer
-
Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG
-
Arinal Djunaidi: Dari Anak Petani Way Kanan ke Kursi Gubernur, Kini Berujung di Jeruji
-
Nova Arianto Buka Pintu Maaf untuk Fadly Alberto, Tunggu Keputusan Komdis PSSI
-
Persiapan Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Sertakan 7 Pemain Diaspora
-
Syifa Hadju Langsung Serumah dengan El Rumi Usai Menikah, Ferry Maryadi Ikut Cemas
-
Luis Enrique Puji Mental Juang PSG saat Kalahkan Bayern Munich
-
Paspoortgate Memanas, Hasil Sidang Banding NAC Breda Soal Kasus Dean James Diumumkan Pekan Depan
-
Crocodile Tears: Film Indonesia yang Mendunia, Kini Hadir di Bioskop Tanah Air mulai 7 Mei 2026
-
Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur