TANTRUM - Kementerian Perdagangan, pemerintah daerah yaitu Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Sulawesi Selatan, investor dalam negeri, dan Proyek National Support for Local Investment Climates (NSLIC) / National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSELRED) melakukan upaya peningkatan penjualan rempah.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mendukung peningkatan perdagangan nasional dan internasional untuk rempah-rempah Indonesia melalui kerja sama tersebut menghubungkan para petani dan UMKM produk rempah dengan pasar nasional dan internasional.
"Dengan ini kita bisa utilisasi produk-produk kita, makanan-makanan kita, rempah-rempah kita, minuman kita, apapun yang kita punya dan ini membuka potensi untuk kerja sama dengan banyak kalangan, dengan banyak negara," kata Jerry dalam acara penandatanganan nota kesepahaman untuk memfasilitasi akses pasar bagi petani rempah yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis, 2 Mei 2021.
Jerry menjelaskan, kegiatan kerja sama tersebut memotivasi para petani dan UMKM dalam mengembangkan produk lantaran diberikan bantuan kemudahan akses pasar untuk menjual komoditas dan produk-produknya.
Tujuan kerja sama tersebut adalah untuk memperkenalkan petani ataupun UMKM dan hasil produksinya kepada pasar nasional dan pasar internasional. Selain itu kerja sama tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan dari petani dan pelaku UMKM terhadap permintaan pasar, strategi bisnis, dan manajerial.
Selain itu juga untuk membangun kerja sama antara investor dengan petani dan pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan, mencari solusi terhadap tantangan dari petani rempah dan UMKM, serta mempelajari dan mereplikasi praktik-praktik terbaik yang sudah dilakukan di beberapa negara.
Kerja sama tersebut juga diharapkan menarik investor untuk membeli produk atau komoditas petani, serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan UMKM pada strategi bisnis. Selain itu juga diharapkan akan adanya transaksi langsung antara pembeli dan produsen atau UMKM.
Indonesia memiliki 46 perwakilan dagang di dunia mulai dari atase perdagangan hingga Indonesia Trade Policy Center (ITPC) yang tugasnya menghubungkan antara produsen produk lokal dengan pasar secara langsung ataupun investor.
Berita Terkait
-
BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Harga Kakao Dunia Melonjak Akibat El Nino, Kemendag Naikkan Harga Referensi Ekspor hingga 36,66%
-
Minat Investasi Turun, Harga Acuan Emas Merosot
-
Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz
-
Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina
-
Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer
-
Ulasan The Yellow Wallpaper, Ketika Kisah Horor Tak Selalu Tentang Hantu
-
Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912
-
7 Lipstik Transferproof untuk Bibir Kering, Nyaman Dipakai Tahan hingga 16 Jam
-
Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar
-
IHSG Masih Nyaman di Level 6.300 Pagi Ini, PTRO Bisa Dilirik
-
Kronologi Prabowo Ngaku Siap Jadi Mediator Korsel Hingga Ditolak oleh Korea Utara
-
Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel