TANTRUM - Kelalaian ternyata bisa mendatangkan petaka, setidaknya kisah ini bisa menjadi sebuah pelajaran berharga bagi kita semua.
Kisah mistis ini dialami oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung.
Para petugas didatangi arwah korban kecelakaan lalu lintas. Gara-gara saat melakukan evakuasi korban yang saat itu tewas ditempat, tidak dimasukkan ke dalam kantong mayat.
Melainkan hanya ditutupi kertas koran.
"Biasanya kita harus cepat bereaksi. Jadi saat mendapat informasi ada kecelakaan lalu lintas di kawasan Bandung Timur, petugas kita langsung menuju ketempat kejadian. Tapi rupanya kantong mayatnya lupa terbawa," kata Kepala Bagian Penanggulangan Bencana PMI Kota Bandung, Usep, ditulis Bandung, Sabtu, 4 Juni 2022.
Usep melanjutkan ceritanya, setelah melakukan evakuasi korban kecelakaan pada siang itu, sejumlah petugas piket PMI kota Bandung, kembali berkumpul di lantai 2 Markas PMI, Jalan Aceh Bandung.
Tetapi ketika malam hari, menjelang pukul 24.00 WIB, tampak sesosok seperti manusia melintas melintas dilorong ruangan. Dimana sejumlah petugas piket berkumpul.
Sontak para petugas langsung melarikan diri, dengan adanya kejadian itu. Karena sosok tersebut sangat mirip sekali dengan korban kecelakaan lalu lintas, yang sebelumnya dilakukan evakuasi.
“Karena kan pas evakuasi mayat korban, mau enggak mau, kita melihat langsung wajah dan anggota badannya yang berlumuran darah. Sebagian tubuhnya juga sudah tidak utuh,” kata Usep.
Usep mengatakan, biasanya 2 atau 4 kantong mayat sudah tersedia di setiap mobil ambulan.
Tetapi pada waktu itu habis terpakai, usai menangani bencana yang lebih besar, yaitu terbakarnya sejumlah tentara pasukan khusus Angkatan Udara, akibat pesawatnya menabrak hanggar di Bandara Husein Sastranagara.
Dia mengaku sejak saat itu, para petugas PMI yang mendapatkan informasi kecelakaan lalu lintas apalagi bencana saling mengingatkan keberadaan kantong mayat.
Meski jika kehabisan kantong mayat, dengan berat hati menggunakan kantong mayat bekas alias habis dipakai oleh jasad korban lainnya. Tentunya sesudah dilakukan pencucian.
Tak hanya Usep, pengalaman mistis lainnya pernah dirasakan oleh petugas lainnya, yaitu Kristin Munandar.
Kristin menceritakan selama bertugas puluhan tahun di markas PMI Kota Bandung, acap kali melihat hal yang tak wajar.Salah satunya adalah mobil ambulan yang bergoyang sendiri.
“Ambulan itu kalau kebetulan terlihat oleh saya, kalau malam – malam suka bergoyang sendiri. Seolah – olah ada orang didalamnya. Eh waktu dideketin teh, enggak ada orangnya,” kata Kristin.
Meski melihat hal diluar nalar itu, Kristin menganggap kejadian yang wajar. Sebab, mobil ambulan yang sering bergoyang tersebut, merupakan kendaraan tetap untuk mengangkut korban meninggal dunia, biasanya akibat kecelakaan lalu lintas.
Dia berasumsi, jika pemicu bergoyangnya ambulan ini karena tidak pernah dibersihkan, usai mengangkut mayat.
Karena dari 8 ambulan yang dimiliki oleh otoritas kemanusiaan ini, hanya satu yang sering mengalami hal mistis ini.
“Enggak tahu ya. Kalau ambulan lain mah normal – normal saja. Mungkin keseringan ngangkut mayat,” tambah dia.
Peristiwa mistis diluar kewajaran, memang sering terjadi di markas PMI Kota Bandung. Hal lainnya, terlepas dari kedatangan arwah dan adanya ambulan bergoyang, sosok perempuan yang sering nongkrong di depan gudang logistik, pada malam – malam tertentu.
Namun seluruh peristiwa itu, tidak menyurutkan petugas dan relawan untuk tetap menjalankan kewajibannya, yaitu menolong sesama manusia dengan tanpa pamrih.
Berita Terkait
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Kabar Baik untuk Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya, Gelandang Rp17,38 Miliar Siap Comeback
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup