TANTRUM - Penghapusan tenaga honorer akan dilaksanakan per 28 November 2023. Itu merupakan mandat dari Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang ditandatangani Tjahjo Kumolo pada 31 Mei 2022.
Hal ini berdampak terhadap berbagai sektor. Salah satunya adalah tenaga pendidik, tak terkecuali tenaga pengajar honorer di lingkungan madrasah.
""Seleksi SDM di madrasah perlu diperketat, tenaga apapun di luar PPPK dan PNS maka harus outsourcing. Dengan hadirnya SDM yang qualified, saya yakin akan hadir madrasah mandiri berprestasi. Tidak apa-apa jumlahnya sedikit karena tenaga honorer sudah dihapuskan. SDM kecil, prestasi besar, " ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si dicuplik dari jabar.kemenag.go.id, Rabu, 8 Juni 2022.
Menurut Ajam, madrasah agar tidak gentar menghadapi berbagai perubahan regulasi. Karena itu merupakan proses dalam meraih kesuksesan.
Pengelola madrasah harus mau bekerja keras demi meningkatkan kemajuan pendidikan. Pasalnya banyak hal yang bisa dilakukan untuk kemajuan madrasah, dari hal-hal kecil hingga darurat.
"Pendidikan di era saat ini harus mampu mempersiapkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat, jujur, kokoh, tahan uji, kompetifif, serta mempunyai kemampuan yang handal di bidangnya," kata Ajam.
Ajam menekankan madrasah se-Jawa Barat harus terus menata agar berprestasi. Harapannya mendatang, madrasah bukan lagi pelarian para orang tua siswa.
Karena saat ini, banyak anak didik yang tidak masuk ke sekolah yang diinginkan masuk ke madrasah. Ajam menegaskan madrasah harus menjadi tujuan karena berprestasi.
"Optimis madrasah di Jawa Barat akan mandiri dan berprestasi. Visi madrasah mandiri berprestasi itu sangat bagus, tetapi perlu diimbangi dengan misi yang banyak dan terukur," tukas Ajam.
Salah satu contohnya lanjut Ajam, dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya seleksi penerimaan guru perlu dicermati kembali, karena status tenaga honorer resmi dihapus tahun depan.
Berita Terkait
-
79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman
-
Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
-
Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung