TANTRUM - Perusahaan minyak dan gas bumi swasta Indonesia, PT Medco Energi Internasional Tbk membukukan laba bersih senilai 47 juta dolar AS pada 2021 dan memberikan panduan baru untuk dividen tahunan sebesar Rp 15 sampai 20 per lembar saham.
Presiden Direktur Medco Energi Hilmi Panigoro mengaku senang melihat peningkatan kinerja setahun penuh yang jauh lebih baik serta dukungan dari pada pemangku kepentingan atas perpanjangan PSC Senoro-Toili.
"Penilaian Akuisisi ConocoPhillips Indonesia pada Maret telah memperkuat posisi Medco Energi di Asia Tenggara dan mendukung strategi perubahan iklim kami," kata Hilmi.
CEO Medco Energi Internasional Roberto Laronto menegaskan, kinerja perseroan memungkinkan kami untuk memberikan panduan dividen baru dan target utang yang lebih rendah.
Medco menetapkan target leverage yang lebih rendah, yaitu utang bersih per EBITDA 2,5 kali. EBITDA tercatat sebesar 714 juta dolar AS atau meningkat 44 persen tahun ke tahun.
Harga jual rata-rata minyak senilai 68 dolar AS per barel, lebih tinggi 68 persen dari tahun 2020 yang rata-rata hanya 40 dolar AS per barel. Sedangkan, harga penjualan rata-rata tertimbang gas sebesar 6,5 dolar AS per MMBTU lebih tinggi 26 persen dari tahun 2020 yang hanya 5,2 dolar AS per MMBTU.
Laba bersih senilai 47 juta dolar AS itu tercapai seiring dengan pulihnya tingkat permintaan energi yang sebelumnya rendah akibat pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Ketiga segmen usaha migas, ketenagalistrikan, dan tambang membukukan laba.
Laba bersih dipengaruhi oleh dry hole dan penurunan nilai dari Blok Meksiko 10 dan 12 total sebesar 28 juta dolar AS, penurunan nilai AMG sebesar 15 juta dolar AS, diimbangi penyesuaian nilai pasar Serulla sebesar 47 juta dolar AS dan DSLNG sebesar 25 juta dolar AS.
Belanja modal perusahaan tercatat sebesar 114 juta dolar AS meningkat di kuartal keempat seiring pulihnya permintaan.
Sementara itu, utang konsolidasi sebesar 3,0 miliar dolar AS dan hutang restricted group sebesar 2,6 miliar dolar AS atau naik sebesar 294 juta dolar AS dibandingkan tahun 2020, termasuk penerbitan obligasi sebesar 400 juta dolar AS untuk akuisisi Corridor pada kuartal pertama 2022.
Utang bersih tercatat sebesar 1,8 miliar dolar AS dan rasio terhadap EBITDA 2,7 kali. Biaya keuangan lebih rendah 20 persen dari tahun 2020 sebagai hasil dari penurunan hutang yang konsisten.
Berita Terkait
-
Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya
-
Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T
-
Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah
-
Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI
-
MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
It Girl Vibes! 4 Ide OOTD Kasual ala Roh Yoon Seo yang Cocok Buat Gen Z
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Bintang Timnas Maroko Achraf Hakimi Akan Diadili dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Sinopsis Daikuko: GATE24, Drama Jepang Terbaru Shuri dan Maeda Gordon
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar