- Trump ancam aksi militer ekstrem jika Selat Hormuz tak dibuka per Selasa malam.
- Minyak WTI melonjak ke USD 113,67 dan Brent ke USD 110,34 akibat tensi geopolitik.
- Iran tolak gencatan senjata mediasi Pakistan dan tetap tutup jalur vital energi dunia.
Suara.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memicu guncangan hebat di pasar energi global. Ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengambil tindakan militer ekstrem di Selat Hormuz sukses membuat harga minyak mentah dunia "kebakaran" pada perdagangan Selasa (7/4/2026).
Mengutip Reuters, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak tajam USD 1,26 atau 1,1 persen ke level USD 113,67 per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent terkerek ke posisi USD 110,34 per barel, naik 0,5 persen atau 57 sen pada pukul 12.02 GMT.
Kenaikan ini dipicu oleh gertakan keras Trump yang memberikan tenggat waktu (ultimatum) kepada Teheran hingga Selasa pukul 20.00 EDT untuk membuka kembali Selat Hormuz. Jika kesepakatan buntu, Trump menegaskan tak segan mengerahkan kekuatan militer penuh.
Di sisi lain, Iran tampak bergeming. Teheran resmi menolak usulan gencatan senjata yang dimediasi Pakistan dan tetap bersikeras pada tuntutan penghentian perang secara permanen. Hingga kini, jalur vital yang melayani seperlima distribusi minyak dunia tersebut masih ditutup rapat sebagai balasan atas serangan AS dan Israel sejak Februari lalu.
Analis Utama KCM Trade, Tim Waterer menyebut pasar kini berada dalam fase waspada tinggi terhadap ultimatum Trump.
"Potensi gencatan senjata bisa jadi penyeimbang harga, namun kekhawatiran pasokan akibat hambatan di Selat Hormuz dan kerusakan fasilitas energi terus menekan pasar ke atas," ujar Waterer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan
-
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya