/
Jum'at, 10 Juni 2022 | 12:52 WIB
BPMI Setpres/Muchlis

TANTRUM - Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin telah dibangun oleh Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin hampir sejak 2 tahun lalu. Di lokasi tersebut tersedia sejumlah fasilitas seperti area rumah perkecambahan, area rumah produksi, hingga kolam air dan sedimen.

Pusat bibit milik negara ini, berdiri di atas lahan seluas 159,58 hektare yang terdiri atas zona perbenihan, zona kelola masyarakat, zona diklat, dan zona koridor pengembangan usaha dengan kapasitas produksi sekitar 16 juta bibit. 

Presiden Joko Widodo menargetkan produksi 360 juta bibit yang berasal dari 30 pusat persemaian dalam waktu tiga tahun dengan produksi setahun 10-12 juta.

"Artinya kalau kita memiliki 30 pusat persemaian dalam setahun menghasilkan kira-kira 360 juta bibit atau benih," kata Presiden Jokowi di Bogor, Jawa Barat, Jumat 10 Juni 2022.

Presiden Jokowi menyampaikan, komitmennya terhadap perubahan iklim, terhadap perbaikan lingkungan yang rusak, dengan aksi-aksi yang jelas, aksi-aksi yang konkrit dan bisa dilihat. 

Jokowi menegaskan, sejak tiga tahun lalu telah memerintahkan untuk membangun "nursery" atau pusat persemaian sebanyak-banyaknya. Mulai 2021, pemerintah membangun sekitar 7 lokasi pembibitan yaitu di Bogor, Jawa Barat; di Toba, Sumatera Utara; di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur; dan Likupang, Sulawesi Utara.

"Kalau benihnya ada, kalau bibitnya ada, mau tidak mau barang ini harus kita tanam. Jadi bukan beberapa hektare yang akan kita kerjakan tapi berapa produksi bibit yang bisa kita produksi, baru di mana kita tanam bibit-bibit ini," ungkap Presiden.

Load More