TANTRUM - Para pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandung dekade 80-an berkumpul. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna berharap ada forum para ASN di Kota Bandung untuk memperkuat kolaborasi dan silaturahmi ini.
“Saya masuk ke Pemkot Bandung tahun 1989. Pak Nadi (Nadi Sastrakusumah) yang pertama menerima saya,” ujar Ema Sumarna, Sabtu (11/6/2022).
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri acara Riung Mungpulung Tapem dan Pemdes Bersatu 2022, Sabtu 11 Juni 2022. Ia berharap forum ini hadir lagi dalam ruang lingkup yang lebih besar.
Acara tersebut dihadiri para pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandung sejak dekade 80-an hingga saat ini.
Di antaranya hadir Mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi, Nadi Sastrakusumah, serta pejabat di OPD yang masih bertugas seperti Kepala Disdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar, Kepala Disbudpar Kota Bandung Dewi Kaniasari, dan masih banyak lagi.
Bergantian, para pejabat mengisahkan perjalanan mereka selama mengisi pos di Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) dan Pemerintah Desa (Pemdes).
Ema juga menyampaikan apresiasi atas sepak terjang para ASN di Pemkot Bandung pada masa lampau. Menurutnya, perkembangan yang terus dihadirkan Pemkot Bandung tak lepas dari peran para pendahulunya.
Mantan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi dalam sambutannya mengingatkan, bahasa dan komunikasi adalah sesuatu yang penting dalam menjalankan tugas mengabdi kepada negara.
Ia juga mengajak khususnya pada pelayan publik untuk senantiasa memotivasi diri dan memberi sugesti yang baik. Bila ucapan dan pikiran positif, maka akan ada hal positif yang juga bisa diraih.
“Jangan terlintas pikiran jelek. Harus positif saja, karena kita akan menuai hasil positif,” pesannya.
Acara tersebut juga diisi dengan kegiatan ramah tamah, nostalgia, juga testimoni, khususnya mengenang suasana kerja di Pemkot Bandung pada zamannya masing-masing.
Berita Terkait
-
Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Waspada! Fenomena Godzilla El Nino Intai Makassar, Damkarmat Siagakan 7 Posko Darurat
-
Fairuz A Rafiq Jawab Kabar Cerai, Bagikan Momen Romantis dengan Suami di Bali
-
Fitnah Dijadikan Cuan, Rossa Polisikan Buzzer di Balik Gosip Liar
-
Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?
-
Roblox Bayar Rp206 Miliar Demi Keamanan Anak, Apa Saja Fitur Barunya?
-
Cari Mobil Bekas Irit dan Tangguh? 3 Toyota Ini Terbukti Bandel
-
Ruas Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progres Terus Berjalan
-
Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai
-
Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,
-
20 Link Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Unduh untuk Meriahkan Semangat Emansipasi