TANTRUM - Anang Hermansyah, musikus dan mantan anggota DPR, bersama istrinya, Ashanty meluncurkan token ASIX yang kemudian bermigrasi menjadi ASIX +. Bagaimana hasil migrasinya?
Pada saat penulisan, Sabtu (11/6/2022), harga token yang pertama kali diluncurkan pada 3 Maret 2022 merosot tajam menjadi 0.0037 (0.0000002541 USD), menurut coinmarketcap.com.
Padahal, pada awal peluncuran, harga token ASIX dipatok Rp 69 per token. Urutan ASIX + dari ribuan token global saat ini berada pada posisi 5.661.
Apa itu Token ASIX (ASIX)?
Coinmarketcap menjelaskan bahwa ASIX adalah proyek blockchain Indonesia, dan namanya merupakan singkatan dari inisial artis Indonesia — sudah pasti dari nama Anang Hermansyah dan Ashanty, istri Anang sekaligus mitra mitra duetnya di mana dengan siapa ia merilis beberapa single hit.
Pria yang akrab disapa mas Anang meluncurkan token ASIX dibantu sekelompok influencer media sosial Indonesia.
Token ASIX adalah token utilitas dari tiga proyek milik ekosistem ASIX: game play-to-earn, pasar NFT, dan metaverse Nusantaraverse. Tiga proyek dalam ekosistem ASIX adalah:
Congklak. Permainan papan tradisional Indonesia yang dimainkan dengan cangkang, biji, dan batu kecil yang dibawa ke blockchain.
Nusantaraverse. Sebuah metaverse yang akan menggabungkan teknologi augmented reality dan virtual reality.
ASIX berjanji untuk meluncurkan game play-to-earn pada akhir Q1 2022. Nusantaraverse dijadwalkan untuk kuartal kedua tahun ini, seperti juga listing di beberapa bursa Indonesia dan global dan yang baru kemitraan dan strategi pemasaran.
ASIX Token adalah contoh klasik dari token influencer yang dirilis dengan cepat yang memanfaatkan audiens influencer.
Program pertama ASIX adalah permainan play-to-earn Congklak, permainan papan tradisional Indonesia, di mana pemain harus menempatkan cangkang secara strategis di tempat mereka sendiri.
ASIX juga berjanji akan merilis beberapa game lainnya. Layangan Battlefield akan menjadi game outdoor di mana pemain bertanding melawan pemain lain dalam permainan layang-layang.
Dalam “We are Papua”, pemain harus melempar senjata pada level tertentu dan mengenai sasaran yang tepat untuk memenangkan permainan. Pemenang akan ditentukan oleh ketepatan pukulan tepat tepat sasaran.
Permainan Bekel akan menjadi permainan keterampilan tradisional Indonesia, dan di “Komodo”, pemain harus membiakkan dan menyesuaikan apa yang disebut komodo.
Berita Terkait
-
Dear Anang Hermansyah, Ada Orang Ngaku Salah Transfer Rp46 Juta dan Minta Dibalikin
-
Anang Hermansyah dan Ashanty Jalani Ibadah Haji, Intip Biaya Paket Travel Mewahnya
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
-
Poster Ujian Doktor Ashanty Dipermasalahkan, Judul Disertasi Tuai Kritik
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Lee Jun Ho Berpeluang Bintangi Drakor Embassy for Foreign Monsters in Korea
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
70 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Juni 2026: Sikat Jersey CR7, Diamond, dan Gloo Wall
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Pelaku Penembakan dan Penyerangan Sejumlah Pekerja di Inhu Dibekuk di Batam
-
Ternyata Budaya Kopi Palembang Dipengaruhi Arab, India, Persia dan Tiongkok
-
Recommendation from Mr. Iwamoto: Aksi Militer dengan Unsur Supranatural