TANTRUM - Sebanyak 148 pejabat di lingkungan Pemerintah (Pemkot) Bandung menjalani prosesi pelantikan di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (20/6/2022). Mereka menempati Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Administrasi dan Jabatan Fungsional.
Beberapa di antaranya merupakan pelantikan pejabat karena perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru sehingga memerlukan penyesuaian. Tak hanya itu, rotasi mutasi pun bertujuan agar ada akselerasi dan perencanaan pembangunan yang semakin maksimal di Kota Bandung.
"Hari ini mutasi, rotasi dan promosi dilakukan kepada 148 ASN di Kota Bandung. Memang lebih banyak kepada pengukuhan di 4 dinas, hasil SOTK terbaru merupakan sebuah kewajaran adanya rotasi," kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.
Ia menambahkan, secara internal karena adanya perubahan SOTK di sejumlah perangkat daerah sedangkan secara eksternal karena tuntutan tugas yang cenderung sekali luas dan kompleks.
"Harapannya bisa bersama-sama menyelesaikan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan tentunya mampu mengakselerasi pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19," jelasnya.
Yana mengakui, beberapa alasan rotasi mutasi di dinas dikarenakan sudah mengemban tugas cukup lama. Sehingga pejabat perlu penyegaran.
"Disbudpar itu sudah 5 tahun, Dinsos juga sudah 5 tahun menjadikan salah satu pertimbangan," ujarnya.
Yana menerangkan, para pejabat yang ditunjuk memimpin suatu unit kerja, bukan sekedar mengemban amanah pimpinan. Tetapi juga menjalankan tanggung jawab moral melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
Disiplin fokus lanjut Yana, terpenting mampu menjalin kolaborasi dengan para pihak terkait seusia wewenang yang dimiliki.
"Kepada siapapun baik yang saat ini dilantik atau tidak, mari sama-sama kita melayani masyarakat lebih baik lagi, " pinta Yana.
Pada kesempatan itu, ada tujuh kepala dinas yang dilantik. Di antaranya, Dadang Darmawan yang sebelumnya Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
Sedangkan Kepala Dishub, Moh Ricky Gustiadi kini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan Sumber Daya Manusia.
Dewi Kaniasari yang sebelumnya menjabat Kepala Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Kini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dijabat oleh Arief Syaifudin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan. Sedangkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dijabat oleh Andri Darusman.
Berita Terkait
-
Banyak yang Keliru: Begini Beda Cara Rotasi Ban FWD, RWD dan AWD
-
Usai Beli Motor Bekas, Simak Alur dan Syarat Mengurus Mutasi Keluar Kendaraan
-
Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!
-
Mutasi Keluar Kendaraan 2026 Bayar Apa Saja? Siapkan Duit Segini
-
Purbaya Rombak Pejabat Pajak usai Kena OTT KPK, Ancam Mutasi Besar-besaran
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
22 Kode Redeem FC Mobile 7 Februari 2026, Prediksi Hadirnya CR7 dan Messi OVR Tinggi
-
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek
-
Film Anime To You in the Beyond Siap Sapa Penggemar pada Musim Gugur 2026
-
Seni Melambat: Mengapa Kita Tidak Perlu Selalu Merasa Terburu-buru?
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
5 Cara Memilih Sunscreen Nyaman, Anti Lengket dan Anti Perih di Mata