TANTRUM - Minuman kopi merupakan bukan barang aneh di Indonesia. Bahkan sebagian besar orang di negeri ini merasa ada yang kurang jika tidak 'ngopi'.
Ada yang dilakukan karena kebiasaan, kebutuhan bahkan layaknya ritual. Banyak orang yang mengonsumsi kopi hitam untuk mencegah kantuk di tengah padatnya aktivitas.
Minuman yang satu ini memang mengandung kafein yang dikenal bisa membuat tubuh lebih berenergi dan bersemangat.
Namun, tahukah anda, ternyata mengonsumsi segelas kopi hitam juga bisa memberi manfaat untuk kesehatan tubuh.
Meski begitu, bukan berarti kopi hitam maupun jenis kopi lainnya boleh dikonsumsi secara berlebihan. Pasalnya dr. Rizal Fadli bilang dicuplik dari halodoc.com, ada efek samping yang bisa muncul akibat terlalu banyak mengonsumsi kopi.
"Termasuk susah tidur pada malam hari dan mengalami dada berdebar. Ada baiknya konsumsi kopi hitam secukupnya untuk mendapatkan manfaat maksimal dari minuman ini," ujar Rizal ditulis Senin, 20 Juni 2022.
Sejumlah penelitian sudah dilakukan untuk melihat dan membuktikan manfaat kopi hitam, utamanya bagi kesehatan tubuh.
Jika dikonsumsi secukupnya, kopi hitam bisa memberi manfaat berupa menjaga fungsi otak. Salah satu manfaat rutin minum kopi hitam adalah mencegah penurunan fungsi otak.
"Jenis minuman ini bisa membantu menurunkan risiko Alzheimer hingga demensia. Kandungan kopi hitam juga disebut bisa memperlambat penurunan fungsi otak akibat pertambahan usia," kata Rizal.
Selain itu kandungan kafein dalam kopi hitam disebut bisa membantu meningkatkan daya ingat.
Sebab, kafein bisa meningkatkan kemampuan otak dalam menyimpan memori jangka panjang.
"Kandungan kafein tidak hanya baik untuk organ otak, tapi juga bisa menurunkan risiko penyakit," jelas Rizal.
Konsumsi kopi hitam disebut bisa membantu menurunkan risiko penyakit diabetes tipe 2 karena kafein bisa meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.
Rizal menuturkan pula soal paparan depresi. Depresi bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat.
"Cara unik untuk menurunkan risiko penyakit mental ini, yaitu dengan rutin mengonsumsi kopi hitam," terang Rizal.
Berita Terkait
-
Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?
-
Transformasi Kopi Indonesia, Dari Komoditas Mentah Jadi Produk Andalan Global
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Terpopuler: 5 HP Realme RAM 12 GB Paling Murah, Update 15 HP Samsung Terbaru
-
Tampil Gemilang, Emil Audero Sabet Predikat Raja Saves Serie A Musim Ini
-
Renjun NCT Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Spesial, Echoes Between Us
-
Selasa Hoki! Ini 4 Shio Paling Beruntung yang Panen Rezeki dan Kariernya Naik pada 26 Mei 2026
-
Rekam Jejak Igor Tolic, Sosok yang Gantikan Bojan Hodak Sebagai Pelatih Baru Persib Bandung
-
Pelatih Interim Chelsea Akui Inkonsistensi Jadi Penyebab Gagal ke Eropa
-
Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Hari Ini, Lengkap Doa dan Amalan Penghapus Dosa
-
Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!
-
Liverpool Bisa Juara Liga Inggris Lebih Banyak jika Tak Ada Pep Guardiola