TANTRUM - Buah-buahan bisa jadi opsi camilan yang lebih sehat saat diet dibandingkan mengosumsi biskuit dan keripik.
Namun meski begitu, beberapa buah tidak cocok untuk diet karena kandungan gula dan kalori yang terlalu tinggi.
Dilansir dari Women’s Health Magazine, Amy Shapiro, pendiri Real Nutrition bilang memilih camilan buah untuk diet dapat mengenyangkan perut dengan cara yang lebih sehat sehingga menekan keinginan mengambil camilan tidak sehat.
"Buah adalah makanan bergizi sebagai hadiah untuk dinikmati selama menjalani penurunan berat badan dan mengurangi keinginan Anda mengonsumsi makanan manis yang kurang sehat lainnya,” ujar Amy. Selasa, 21 Juni 2022.
Amy menjelaskan buah untuk diet agar cepat kurus juga dapat membantu merasa kenyang lebih lama.
Ini karena buah untuk diet agar cepat kurus mengandung serat yang banyak jenisnya.
Amy merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari dua porsi buah sehari, atau tiga porsi jika seseorang yang aktif.
Satu porsi berupa buah utuh yang pas di tangan, seperti apel atau jeruk, satu lagi bisa secangkir buah potong, seperti salad buah.
Hindari mengonsumsi buah kering. Kandungan buah kering kurang bagus untuk diet turun berat badan.
“Porsi buah kering sangat kecil, sangat manis, dan sangat tinggi gula. Misalnya mangga kering mengandung 29 gram gula untuk empat potong saja,” terang Amy.
Berikut pilihan buah untuk diet agar cepat kurus yang direkomendasikan oleh ahli gizi :
1. Apel
Apel termasuk salah satu buah untuk diet agar cepat kurus. Apel rendah kalori dan tinggi serat dengan 116 kalori dan 5,4 gram serat per buah berukuran besar.
Buah-buahan rendah kalori seperti apel lebih mengenyangkan, anda mungkin makan lebih sedikit makanan lain sepanjang hari.
Penelitian menunjukkan bahwa apel paling baik dimakan utuh daripada dijus untuk mengurangi rasa lapar dan mengendalikan nafsu makan.
Berita Terkait
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
-
Menkes Budi: Sektor Kesehatan Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Menkes Minta RS dan Klinik Jujur Isi Sensus Ekonomi: Jangan Takut Data Dipakai untuk Pajak
-
Olahraga Pagi dan Kesehatan Mental: Kebutuhan atau Sekadar Tren?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Cantik di Layar, Terlilit Cicilan di Dunia Nyata: Bahaya FOMO Bagi Perempuan
-
PMII Makassar Ancam Gelar 'Reformasi Total Jilid II', Ajak BEM dan Buruh Konsolidasi Besar-besaran
-
Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite
-
Update Terbaru SPMB Sulsel: Zonasi 2 Dibuka 17 Juni, Intip Syarat dan Kuota Barunya di Sini
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
LIVE REPORT: BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Sampaikan 6 Tuntutan, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel