TANTRUM - Hingga hari ini pandemi Covid-19 masih belum sepenuhnya mereda. Bahkan kini terdapat varian baru virus corona yang terus bermutasi.
Agar lebih mewaspadai paparan virus tersebut, banyak cara dilakukan oleh masyarakat. Diantaranya adalah memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak hingga hanya beraktifitas di rumah saja.
Deteksi dini jika ingin mengetahui terpapar virus corona antara lain dilakukan pemeriksaan PCR dan swab antigen.
Namun ada beberapa gejala virus corona Covid-19 lainnya yang sering terabaikan, salah satunya perubahan pada kuku. Sebuah penelitian menemukan cara virus corona mempengaruhi kuku jari tangan dan kaki.
Studi mengatakan hingga 20 persen pasien virus corona memiliki manifestasi kulit. Setelah terinfeksi virus corona atau bahkan selama terinfeksi, kelainan pada kuku terlihat pada banyak individu.
Laporan dari Times of India dicuplik dari himedik.com, sebanyak 61 studi penelitian telah mengonfirmasi lesi seperti chilblain pada kuku setelah infeksi virus corona Covid-19.
Beberapa penelitian lain menemukan striae kuku horizontal berwarna putih dan kuku cekung yang secara klinis didefinisikan sebagai leukonychia dan garis Beau pada pasien virus corona Covid-19.
Penelitian telah mengaitkan gejala virus corona Covid-19 pada kuku sebagai berikut :
1. Lekukan horizontal di atas kuku jari tangan dan kaki
2. Garis putih di semua kuku
3. Perubahan warna oranye di ujung dasar kuku
4. Garis merah-ungu di dasar kuku
5. Rasa terbakar dan gatal-gatal pada jari tangan dan kaki yang jika berlangsung lama mempengaruhi daerah sekitar dasar kuku
6. Sensasi kesemutan di kuku jari kaki
7. Kuku terkelupas yang tidak bisa dijelaskan
Meskipun semua gejala yang disebutkan di atas terlihat pada pasien virus corona, pola bulan sabit merah pada kuku lebih umum terjadi.
Dalam hal ini, pola bulan setengah cincin berwarna merah atau ungu terbentuk di dasar kuku pada orang yang terinfeksi virus corona Covid-19.
Sementara ini penelitian belum menemukan penyebab terjadinya hal ini. Kerusakan pembuluh darah selama infeksi bisa menjadi penyebabnya.
Berita Terkait
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?
-
Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
-
Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi